Penyelenggaraan Pemilu di Era Digital

- Kamis, 17 November 2022 | 20:38 WIB
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat menggelar tahapan tes secara daring kepada 273 peserta calon anggota Panwaslu dengan sistem CAT guna mendukung pelaksanaan Pemilu 2024. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/rwa)
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat menggelar tahapan tes secara daring kepada 273 peserta calon anggota Panwaslu dengan sistem CAT guna mendukung pelaksanaan Pemilu 2024. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/rwa)

JAKARTA, SUARAMERDEKA.COM - Dua tahun lagi, Indonesia akan menorehkan sejarah untuk pertama kalinya menyelenggarakan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah yang akan digelar secara serentak pada tahun yang sama, yakni 2024.

Sementara untuk pemilihan kepala daerah, yang terdiri atas pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota, akan digelar juga secara serentak pada November 2024 mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah, memiliki komitmen tinggi untuk mewujudkan pemilu dan pilkada serentak berjalan secara aman, lancar, tertib, dan damai pada 2024 mendatang. Untuk merealisasikan komitmen tersebut, berbagai upaya telah ditempuh KPU.

Baca Juga: Profil Kim Kun-Hee Ibu Negara Korsel: Cantik Bak Pemeran Drakor, CEO, Hingga Hal Kontroversinya

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan, tahun 2024 itu adalah tahun politik. Sepanjang tahun 2024 itu akan digelar beberapa event besar politik di tanah air.

Doli mengatakan, penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 mempunyai tingkat kerumitan dan kompleksitas yang sangat tinggi.

Hal senada pun disampaikan oleh Penasihat Senior Administrasi Pemilu The International Foundation for Electoral System (IFES) Joanne McCallum menyampaikan jika persiapan dan penyelenggaraan pemilu akan senantiasa menjadi kegiatan yang kompleks.

Baca Juga: Alhamdulillah, Harga Komoditas Bawang Merah dan Bawang Putih Turun di Pasar Jawa Tengah, 17 November 2022

Akan tetapi, kompleksitas tersebut dalam beberapa waktu terakhir justru mengalami peningkatan karena beragam faktor, seperti kemunculan pandemi COVID-19 dan transformasi digital dengan perkembangan pemanfaatan pesat teknologi informasi di dalamnya.

Head of Electoral Processes The International Institute for Democracy and Electoral Assistance (IDEA) Therese Pearce Laanela.

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gus Yahya: Jangan Sampai Peradaban Runtuh

Selasa, 7 Februari 2023 | 14:02 WIB

Ini 4 Quotes Para Tokoh Terkait Peringatan 1 Abad NU

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:42 WIB
X