Melemahnya Imbal Hasil Obligasi Membuat Dolar AS Menurun di Akhir Perdagangan

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 11:25 WIB
Dolar AS. (Forbes)
Dolar AS. (Forbes)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Melemahnya imbal hasil obligasi turut juga menyeret pelemahan dolar AS pada akhir perdagangan, Senin (Selasa pagi)

Penurunan juga terjadi pada indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, sebesar 0,14 persen pada 92,0441 pada akhir perdagangan.

Euro naik menjadi 1,1874 dolar AS dari 1,1857 dolar di hari sebelumnya pada perdagangan New York.

Kemudian Poundsterling Inggris naik menjadi 1,3894 dolar dari 1,3891 dolar AS di hari sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7365 dolar AS dari 0,7335 dolar.

Baca Juga: Airlangga Sebut PPKM Luar Jawa dan Bali Terus Menunjukkan Perbaikan

Dolar AS dibeli 109,24 yen Jepang, lebih rendah dari 109,75 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9048 franc Swiss dari 0,9061 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2507 dolar Kanada dari 1,2478 dolar Kanada.

Pergerakan itu terjadi karena imbal hasil pada obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun dan 30 tahun (Treasury 10-tahun dan Treasury 30-tahun) keduanya turun pada hari Senin.

Jika yield naik meningkat maka dolar AS menguat, sedangkan jika yield turun maka dolar AS melemah.

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aniaya Teman Karaoke, 2 Pelaku Ditangkap

Jumat, 24 September 2021 | 20:12 WIB
X