Pemilik Usaha Depot Air Minum Isi Ulang Protes Hoaks BPA pada Galon

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 10:12 WIB
Pemilik depot air isi ulang membentangkan sejumlah poster penolakan mereka terhadap hoaks BPA berbahaya galon guna ulan. (suaramerdeka.com / dok)
Pemilik depot air isi ulang membentangkan sejumlah poster penolakan mereka terhadap hoaks BPA berbahaya galon guna ulan. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Para pemilik usaha depot air minum isi ulang di wilayah Ciledug, kota Tangerang, dibuat resah oleh beredarnya isu galon guna ulang berbahan Policarbonat yang dituding mengandung bahan Bisfenol A (BPA).

Para pengusaha kecil ini meminta agar para penyebar hoaks itu ditindak karena menyebarkan informasi tidak benar ke publik dan mengganggu usaha kecil.

Sambil membentangkan sejumlah poster penolakan mereka terhadap hoaks BPA berbahaya galon guna ulang, para pemilik depot air minum isi ulang ini meminta kepada pihak berwenang untuk memberantas para penyebar hoaks galon berbahan PC yang yang dianggap berbahaya bagi kesehatan.

Padahal BPOM  sudah menyatakan bahwa galon itu aman untuk digunakan, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengkategorikan info ini sebagai hoaks disinformasi.

Baca Juga: Bangun Generator Oksigen di RSUD Cilacap, Pemkab Akan Gandeng Sejumlah Pihak

Mereka menyerukan hoaks itu telah menyebabkan usaha yang mereka geluti selama bertahun-tahun penjualannya menurun drastis.

Rosmin Sinaga, yang sudah menggeluti bisnis ini selama lima tahun mengakui sangat dirugikan dengan adanya hoaks ini. Dia mengaku pelanggannya turun drastis.

"Omzet saya turun drastis. Sebelumnya dalam sehari saya bisa menjual 50 galon, tapi dengan hoaks ini menjual 15 galon saja sangat sulit," katanya.

Sementara, sebagai pelanggan air minum menggunakan galon guna ulang selama 4 tahun, Sita mengatakan tidak merasakan kesehatannya dan keluarganya terganggu karena minum air kemasan tersebut.

Baca Juga: KLHK Sosialisasikan Bahaya dan Upaya Pengelolaan Senyawa PCBs

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Target 8 Kursi, PKB Kota Semarang Gelar Evaluasi

Minggu, 26 September 2021 | 19:45 WIB

CSIS: Komunikasi Politik Airlangga Hartarto Kuat

Minggu, 26 September 2021 | 17:40 WIB
X