Tim Gabungan Polda Jatim Ringkus Sindikat Pengedar dan Produsen Uang Palsu, Berawal Laporan BI

- Sabtu, 5 November 2022 | 08:51 WIB
Ilustrasi foto: Kapolda Jatim Irjen. Pol Dr. Toni Harmanto MH saat konferensi pers terkait pengungkapan tindak pidana uang palsu, di gedung Polda Jatim, kamis 3 November 2022 lalu.  Foto: instagram/@humaspoldajatim
Ilustrasi foto: Kapolda Jatim Irjen. Pol Dr. Toni Harmanto MH saat konferensi pers terkait pengungkapan tindak pidana uang palsu, di gedung Polda Jatim, kamis 3 November 2022 lalu. Foto: instagram/@humaspoldajatim

SURABAYA, suaramerdeka.com - Tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim)berhasil meringkus sindikat pengedar dan produsen uang palsu, baru-baru ini.

Sebanyak Rp 800 juta barang bukti uang palsu beserta alat cetaknya berhasil diamankan tim gabungan Polda Jatim di Kediri, Jawa Timur.

Selain itu tim gabungan Polda Jatim juga mengamankan 11 orang tersangka pengedar dan produsen uang palsu tersebut.

Kesebelas tersangka ini diringkus dari tiga lokasi berbeda yaitu Kediri, Jakarta dan gudangnya berada di Cimahi.

Baca Juga: Ngapain Bingung Gak Bisa Nonton Tayangan TV Digital? Ada Set Top Box Gratis, Bro, Khusus Warga Kismin

Hal tersebut disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Toni Harmanto MH saat konferensi pers di gedung Polda Jatim, yang dikutip suaramerdeka.com melalui laman instagram @humaspoldajatim.

"Sudah sangat meresahkan. Awalnya bulan Oktober menerima laporan dari Bank Indonesia (BI) adanya uang palsu kurang lebih empat juta rupiah," ungkap Toni saat konferensi pers.

Toni menambahkan para tersangka mulai beroperasi sejak Maret hingga April 2022.

Baca Juga: Salah Memilih Pot? Ini yang Terjadi pada Aglonema, Gak Sukses Pertumbuhannya

"Dari Maret sampai April 2022 sudah tercetak uang palsu senilai 800 miliar rupiah," imbuh Toni.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X