Paku Alam VIII Masuk Nominasi Penerima Gelar Pahlawan Nasional, Ini Kontribusinya untuk Republik

- Kamis, 3 November 2022 | 17:45 WIB
 K.G.P.A.A. Paku Alam VIII (Sumber: direktoratk2krs.kemensos.go.id)
K.G.P.A.A. Paku Alam VIII (Sumber: direktoratk2krs.kemensos.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Hari ini Kamis, 3 November 2022, Menko Polhukam Mahfud MD mengumumkan bahwa pemerintah akan menganugerahkan gelar pahlawan kepada lima tokoh.

Salah satu dari lima tokoh tersebut adalah K.G.P.A.A. Paku Alam VIII.

K.G.P.A.A. Paku Alam VIII merupakan salah satu raja yang pernah berkuasa di Kadipaten Pakualaman.

Paku Alam VIII lahir pada 10 April 1910 dengan nama kecil Gusti Raden Mas Haryo Sularso Kuntosuranto.

Baca Juga: Belum Terdaftar Terima Bantuan STB Gratis? Hubungi Posko Respon Cepat, Ini Daftar Lokasinya

Dalam buku Tahta Untuk rakyat Celah-Celah kehidupan Sultan Hamengkubuwono IX yang ditulis oleh Atmakusumah, terbit tahun 2011, Paku Alam VIII memiliki darah dua Keraton Jawa, yakni dari Paku Alam VII dan Permaisuri Gusti Raden Ayu Retno Purwoso binti Paku Buwono X.

Sebagai seorang bangsawan, dirinya berkesempatan mendapatkan pendidikan yang tinggi.

Tercatat pendidikan yang ditempuh beliau antara lain Europesche Lagere School Yogyakarta, Christelijk MULO Yogyakarta, AMS B Yogyakarta, Rechtshoogeschool te Batavia (Sekolah Tinggi Hukum di Jakarta – sampai tingkat candidaat). Beliau resmi naik tahta menggantikan ayahnya pada 13 April 1937.

Baca Juga: Jangan Ngasal Potong Tunas Anggrek, Bahan Dapur Ini Rahasianya Biar Gak Layu Sebelum Berkembang

Sepanjang hidupnya, Paku Alam VIII menjadi sosok yang berperan penting tidak hanya bagi rakyat dan negeri Pakualaman, tetapi juga bagi bangsa Indonesia.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X