Irjen Teddy Minahasa Terancam Hukuman PTDH. Kapolri: Tidak Perduli Pangkatnya Apa, Kita Tindak Tegas

- Sabtu, 15 Oktober 2022 | 15:30 WIB
 instagram/@divisihumaspolri
instagram/@divisihumaspolri

JAKARTA, suaramerdeka.com - Mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Ancaman PTDH pada Teddy Minahasa ini disampaikan langsung oleh Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit saat konferensi pers di Mabes Polri, kemarin.

"Sudah saya sampaikan berkali-kali pada seluruh jajaran bahwa tidak ada yang bermain-main dengan narkoba," tutur Listyo Sigit saat konferensi pers kemarin.

Baca Juga: Tindak Lanjut Rekomendasi Tim TGIPF Soal Tragedi Kanjuruhan, Polri Adakan Eksumasi Pekan Depan

Berawal dari pengungkapan jaringan peredaran narkoba oleh Polda Metro Jaya, Polri berhasil mengamankan tiga orang warga sipil.

Setelah dilakukan pengembangan, ternyata mengarah ke anggota Polri berpangkat Bripka dan Kompol.

Selain itu juga ditemukannya seorang pengedar mengarah ke anggota Polri berpangkat AKBP hingga terlibatlan TM pada kasus tersebut.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Doyan Ngamuk atau Gak Suka Ribet, Kenali Dulu Kadar Emosi Kamu, Apa yang Pertama Kamu Lihat?

Atas dasar hal tersebut kemarin Kapolri memerintahkan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri untuk menjemput dan melakukan pemeriksaan pada terduga.

"Tentunya terkait dengan hal tersebut, saya minta agar Kadivpropam melaksanakan pemeriksaan etik, untuk kemudian bisa diproses dengan ancaman hukuman PTDH," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X