Soal Kebijakan yang Berkaitan Langsung dengan Rakyat, Presiden Tegas: Harus Hati-hati!

- Kamis, 13 Oktober 2022 | 07:10 WIB
Presiden Joko Widodo dalam Rapat Paripurna di Istana Negara Selasa, 12 Oktober 2022. (Tangkap layar YouTube/Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo dalam Rapat Paripurna di Istana Negara Selasa, 12 Oktober 2022. (Tangkap layar YouTube/Sekretariat Presiden)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Presiden RI Joko Widodo mengingatkan kepada seluruh jajaran Kementerian dan Lembaga untuk selalu berhati-hati dalam merumuskan kebijakan.

Salah satu yang menjadi fokus Presiden Joko Widodo adalah kebijakan yang berkaitan langsung dengan rakyat.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberi Pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 11 Oktober 2022.

Baca Juga: Cek Prakiraan Cuaca Semarang 13 Oktober 2022: Berawan Sepanjang Hari

"Sekali lagi 'policy' (kebijakan) setiap kementerian dan lembaga itu hati-hati. Urusan-urusan kecil, tapi sekarang ini semuanya sensitif," sebut Presiden Joko Widodo, dikutip dari kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden.

Presiden Joko Widodo mencontohkan kebijakan program konversi kompor LPG 3 kg ke kompor listrik.

Karena belum adanya uji coba dan evaluasi, serta respon penolakan yang hadir di tengah masyarakat, akhirnya program tersebut batal diberlakukan tahun ini.

Baca Juga: Lesti Kejora Tahu Rizky Billar Jadi Tersangka, Belum Berencana Damai

Presiden mengakui bahwa program tersebut memang sebuah kebutuhan, tetapi pemilihan waktunya kurang tepat.

"Betul bahwa kita harus konversi tetapi 'timing'-nya bukan sekarang. Kompornya 1.800 (watt) artinya apa? Kita akan mengubah dari yang biasanya memakai 450 (watt) menjadi pemakai di atas 1.800 (watt)," sebutnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X