Bantah TGIPF, Polri Tegas Sebut Tidak Ada Ahli yang Berpendapat Gas Air Mata Mematikan

- Selasa, 11 Oktober 2022 | 09:36 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedy Prasetyo memberi keterangan soal penggunaan gas air mata. (Twitter @DivHumas_Polri)
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedy Prasetyo memberi keterangan soal penggunaan gas air mata. (Twitter @DivHumas_Polri)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) dengan Mahfud MD sebagai ketuanya telah bergerak melakukan investigasi mengusut tragedi Kanjuruhan.

Setelah beberapa hari melakukan investigasi, terdapat beberapa fakta yang TGIPF temukan dan menjadi satu dari sebab kolektif terjadinya tragedi Kanjuruhan.

Temuan TGIPF di antaranya ketidaklayakan stadion Kanjuruhan untuk menyelenggarakan pertandingan serta penggunaan gas air oleh pihak keamanan.

Baca Juga: Cek Prediksi Karir dan Keuangan Zodiak Libra, Pisces, Sagitarius, Scorpio, Taurus, Virgo, Rabu 12 Oktober 2022

Salah satu anggota TGIPF, Profesor Rhenald Kasali menjelaskan adanya penggunaan gas air mata oleh personel Polri dan tembakan gas air mata tersebut bersifat mematikan bukan meredam agresivitas massa dalam hal ini suporter.

Hal ini diperburuk dengan adanya fakta lain bahwa beberapa dari gas air mata yang digunakan sudah kadaluarsa.

Rhenald Kasali menilai hal ini merupakan pelanggaran selain karena sudah dilarang dalam regulasi FIFA.

Baca Juga: Gak Harus Tipis dan Datar Lho! Intip Dulu 4 Ciri-ciri TV Digital dan Kelebihan Sebelum Beli

Lalu, kepolisian seharusnya memposisikan sebagai civilian police (kepolisian berbasis sipil), bukan military police (kepolisian berbasis militer).

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sendiri sudah mendapati laporan bahwa terdapat beberapa gas air mata yang ditembakkan sudah kedaluwarsa 3 tahun.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gus Yahya: Jangan Sampai Peradaban Runtuh

Selasa, 7 Februari 2023 | 14:02 WIB

Ini 4 Quotes Para Tokoh Terkait Peringatan 1 Abad NU

Selasa, 7 Februari 2023 | 12:42 WIB
X