Vaksin Merah Putih Diproduksi 2022

Red
- Senin, 2 Agustus 2021 | 00:20 WIB
SM/rep infopublik.id - TIBA DI INDONESIA: Sejumlah petugas menurunkan kontainer berisi vaksin produksi Moderna dari lambung pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (1/8). Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin Covid-19 berjumlah 3,5 juta dosis vaksin jadi dan siap pakai.Vaksin Moderna ini diperoleh melalui skema pengadaan multilateral melalui Covax Facility dan juga hibah pemerintah Amerika Serikat. Kedatangan vaksin itu diharapkan dapat mencapai target dua juta vaksinasi di Agustus 2021.(24)
SM/rep infopublik.id - TIBA DI INDONESIA: Sejumlah petugas menurunkan kontainer berisi vaksin produksi Moderna dari lambung pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (1/8). Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin Covid-19 berjumlah 3,5 juta dosis vaksin jadi dan siap pakai.Vaksin Moderna ini diperoleh melalui skema pengadaan multilateral melalui Covax Facility dan juga hibah pemerintah Amerika Serikat. Kedatangan vaksin itu diharapkan dapat mencapai target dua juta vaksinasi di Agustus 2021.(24)

Uji Klinis pada September

JAKARTA - Pemerintah menargetkan vaksin Merah Putih dapat segara diproduksi. Paling tidak, produksi bisa dimulai Mei-Juni 2022.

Sebelumnya, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto meminta produksi vaksin Merah Putih yang dikembangkan oleh Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dipercepat.

Menurut Airlangga, percepatan harus dilakukan agar Indonesia tidak bergantung pada vaksin yang diproduksi oleh negara lain. ”Sekali lagi saya mengingatkan bahwa kita perlu memproduksi vaksin. Karena itu, pemerintah berharap vaksin yang diinisiasi oleh Universitas Airlangga ini bisa dipercepat,” tandasnya.

Menteri BUMN Erick Thohir pun memastikan dukungan perusahaan dalam pengembangan dan produksi vaksin Merah Putih dengan memperkuat kerja sama dengan lembaga penelitian, universitas, dan pihak swasta lainnya.

Selain untuk mendukung pemulihan pandemi Covid-19, Transformasi BUMN juga dilakukan untuk memperbaiki rantai pasok bisnis perusahaan BUMN agar dapat terintegrasi sehingga bisa mendorong kemandirian produksi dalam negeri. Sementara itu, para peneliti di Unair masih mengujicobakan vaksin Merah Putih ke hewan besar makaka (monyet).

Rencana uji klinis (ke manusia) dilakukan bulan ini, namun mundur dan akan dilaksanakan September mendatang. Koordinator Produk Riset Covid-19 Unair Prof Ni Nyoman Tri Puspaningsih berharap, pihaknya dapat menggelar uji klinis pada September mendatang.

”September akhir, minggu ketiga,” kata Nyoman, Minggu (1/8). Nyoman juga mengatakan, semua ini merupakan rencana tim Unair. Karena itu, pihaknya berusaha sebaik mungkin dan bahu-membahu.

”Kalau pun mundur, ya berarti ada kondisi yang di luar jangkauan kami. Kita harus berjuang bersamasama supaya bisa menyelesaikan berbagai hambatan yang dihadapi. Artinya. kita melakukan sesuatu semoga bermanfaat di tengah keterbatasan yang kita miliki, termasuk sarana-prasarana,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

Immune Booster Disalurkan ke Korban Banjir Lebak

Minggu, 19 September 2021 | 11:16 WIB

Membiasakan Hidup Bersama Covid-19

Minggu, 19 September 2021 | 00:34 WIB

Pandemi dan Keseimbangan Hidup

Minggu, 19 September 2021 | 00:21 WIB
X