Bangun Imunitas dengan Konsumsi Tempe

- Senin, 2 Agustus 2021 | 01:00 WIB
SM/Surya Yuli P - OLAHAN TEMPE:Dra Lusiawati Dewi MSc (dua kiri) bersama mahasiswanya memamerkan aneka produk olahan tempe di Benteng Hock Salatiga. (24)
SM/Surya Yuli P - OLAHAN TEMPE:Dra Lusiawati Dewi MSc (dua kiri) bersama mahasiswanya memamerkan aneka produk olahan tempe di Benteng Hock Salatiga. (24)

Kiprah Lusiawati Dewi Atasi Covid-19

Salah satu upaya meningkatkan kekebalan dalam tubuh (imunitas), yakni dengan makan makanan bergizi. Dekan Fakultas Biologi UKSW Salatiga Dra Lusiawati Dewi MSc berupaya meningkatkan imunitas masyarakat dengan membudayakan makan tempe yang penuh gizi.

HAK paten atas kreativitas dan inovasi Dra Lusiawati Dewi MSc menciptakan tempe ikan (Tekan) dan tempe kunyit (Tekun) pernah diraihnya. Lusi juga inisiator Rekor Muri Tempe Terpanjang (2012), Juara Lomba Krenova Salatiga (2014), Pemenang Utama Krenova Jateng (2015), Pemenang Proposal USSEC Expo Internasional Olahan Tempe (2020), dan lainnya.

Alasan dosen mikrobiologi tersebut sederhana mempelajari tempe, yakni karena tempe makanan yang lezat, mudah didapat, dan murah. Pakar tempe dari Kota Salatiga itu pun berharap, tempe dapat dijadikan salah satu bahan untuk menangani pandemi Covid-19. Caranya, meningkatkan gizi masyarakat dengan mengonsumsi kedelai dan tempe.

Indonesia dan dunia sudah setahun lebih dilanda pandemi Covid-19, di mana ada korban yang dirawat dan sembuh, tapi ada yang meninggal. Jika diperhatikan, Covid-19 menyerang semua level usia, bisa terjadi pada anak-anak sampai lansia. Tampaknya program vaksinasi tidak bisa total menurunkan angka penurunan penderita Covid-19.

Makanan Bergizi

”Alangkah baiknya bila semua program pemerintah dalam penanganan pandemi itu, dibarengi dengan selalu konsumsi makanan bergizi yang dapat meningkatkan imun,” kata alumnus S1 Fakultas Biologi UKSW (1987) dan S2 University of Amsterdam (1993) itu. Tempe kedelai telah lama dikenal dan sudah biasa dikonsumsi di Jawa, khususnya Jawa Tengah.

Kandungan gizi dalam kedelai sebagai bahan dasar tempe memberikan salah satu pilihan makanan bergizi, jika kedelai tersebut difermentasi oleh kapang menjadi tempe, akan lebih menghasilkan komponen senyawa bergizi.

Dalam seporsi (sekitar 100 gram kacang kedelai), terdapat sekitar 150.170 kalori dan beragam nutrisi, yakni 10 gram protein; 1.314 gram karbohidrat; 5 gram lemak; 3,55 gram serat; 100 miligram kalsium; 8 miligram zat besi; 850.900 miligram kalium; dan 500 IU vitamin A.

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

Immune Booster Disalurkan ke Korban Banjir Lebak

Minggu, 19 September 2021 | 11:16 WIB

Membiasakan Hidup Bersama Covid-19

Minggu, 19 September 2021 | 00:34 WIB

Pandemi dan Keseimbangan Hidup

Minggu, 19 September 2021 | 00:21 WIB
X