Kemaker dan IDI Bertekat Turunkan Risiko Nakes Terinfeksi Covid-19, Ini yang Dilakukan

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 22:14 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah (SM/dok)
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah (SM/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Banyaknya tenaga kesehatan yang terinfeksi COVID-19 membuat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bertekat menurunkannya melai berbagai upaya.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan bahwa sinergi yang dilakukan oleh Emergency Medical Team (EMT) IDI Kemnaker RI, merupakan bukti kepedulian dan usaha dari PB IDI untuk terus meningkatkan kapasitas anggotanya sekaligus untuk mengurangi resiko yang dihadapi dalam penanganan pandemi.

Baca Juga: BP Jamsostek Ungaran Beri Jaminan 112 Relawan Covid-19

"Salah satu yang membuat kita semua pada saat ini adalah banyaknya tenaga kesehatan kita, di antaranya para dokter dan perawat, yang ikut terinfeksi meninggal akibat pandemi," kata Menaker Ida Fauziyah, pada acara Webinar Emergency and Response in COVID-19 Pandemic Setting, di Jakarta, Sabtu.

Ida Fauziyah mengungkapkan, selama 1,5 tahun, jumlah kasus COVID-19 sudah mencapai lebih dari 3,3 juta orang dengan lebih dari 90 ribu orang meninggal akibat wabah pandemi ini. Data juga mengungkapkan hingga saat ini, lebih dari 1400 orang telanjang gugur akibat pandemi ini.

Gugurnya nakes ini, kata Ida, merupakan kehilangan besar karena nakes adalah para pejuang di garis depan yang mempertaruhkan nyawa secara langsung dalam perjuangan menghadapi pandemi ini.

Baca Juga: Ahmad Umar, Diberi Gelar Bapak Madrasah Indonesia

"Melihat data di atas, webinar dan pelatihan pada hari-hari besar urgensinya, karena bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para tenaga kesehatan dalam penanganan kegawatdaruratan di masa pandemi. Saya memberikan apresiasi, doa dan dukungan saya kepada semua nakes yang masih terus berjuang di garis depan untuk menghadapi pandemi pada saat ini," katanya.

Ia berharap webinar ini dapat memberikan panduan tanggap darurat yang standar keamanan tertinggi untuk menjaga para tenaga kesehatan dari risiko. yang dapat berakibat kematian.

"Saya yakin acara hari ini akan dapat memberi nilai tambah yang besar dan akan berkontribusi positif dalam langkah kita semua menghadapi pandemi COVID-19," kata Ida Fauziyah.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Immune Booster Disalurkan ke Korban Banjir Lebak

Minggu, 19 September 2021 | 11:16 WIB

Membiasakan Hidup Bersama Covid-19

Minggu, 19 September 2021 | 00:34 WIB

Pandemi dan Keseimbangan Hidup

Minggu, 19 September 2021 | 00:21 WIB
X