Komunikator

Red
- Minggu, 1 Agustus 2021 | 01:17 WIB
Gayeng Bareng Oleh Sasongko Tedjo
Gayeng Bareng Oleh Sasongko Tedjo

Mengapa kok tiba tiba teringat sosok komunikator ulung itu? Karena sekarang ini kita merasakan kehilangan figur pejabat yang hebat cara berkomunikasinya.

Hari hari ini di media kita justru makin dibingungkan oleh model komunikasi khususnya terkait dengan penanganan Covid 19.

Coba tonton televisi. Yang tampil menjelaskan soal covid atas nama Tim Satgas Nasional berganti ganti dan banyak sekali.

Ekspresi mereka datar dan lebih banyak membaca. Tak ada impresi sehingga membosankan.

Mungkin saja materinya lebih banyak data atau terlalu teknis yang sebenarnya bisa diakses di website.

Padahal masyarakat sebenarnya menanti dan membutuhkan apa perkembangan terpenting dan terbaru. Pada awal awal Covid, lebih setahun lalu, hanya ada satu juru bicara Tim Satgas Covid yakni Ahmad Yurianto. Sesekali Ketua BNPB Doni Monardo tampil. Lama lama karena setiap sore memberikan update, kejenuhan terasa.

Muncul kemudian wajah dr Reisa yang cantik yang bisa menjadi penyejuk di tengah situasi yang makin meresahkan. Tidak lama kemudian ganti jurubicara yang lain dan yang lain lagi.

Aduh pusing. Mulai awal tahun ini, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menkes Budi Gunawan yang banyak memberikan laporan perkembangan dan memaparkan kebijakan. Tapi begitu Jawa Bali dinyatakan darurat datanglah “panglima” baru yakni Menko Luhut Panjaitan dengan “gaya militernya” yang tegas kadang setengah mengancam. Kerancuan komunikasi makin memuncak ketika masyarakat dibingungkan tentang perpanjangan PPKM darurat yang berakhir tanggal 20 Juli.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menko PMK Muhajir Efendi sudah keceplosan di media bahwa akan diperpanjang sampai akhir bulan. Pak Luhut buru buru menjelaskan, perpanjangan menunggu hasil evaluasi. Akhirnya Presiden Jokowi sendiri yang tampil di televisi mengumumkan perpanjangan tapi hanya sampai tanggal 25 Juli.

Tampaknya itu jalan tengah biar tidak “dipermalukan” karena akhirnya toh diperpanjang lagi sampai 2 Agustus.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

X