Masuk Tempat Umum, Siapkan Sertifikat Vaksin, Airlangga: Mobilitas Seseorang Tergantung Status Vaksinasi

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 17:39 WIB
Sertifikat Vaksin Covid-19. (suaramerdeka.com / dok)
Sertifikat Vaksin Covid-19. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Wacana sertifikat vaksin menjadi syarat masuk ke tempat umum mengemuka.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengungkapkan kebijakan ini akan disiapkan dalam 2 hingga 3 minggu ke depan.

Ia juga mengungkapkan, sertifikat vaksinasi ini bisa diperoleh dari laman PeduliLindungi.

“Seluruhnya bisa di-capture dengan PeduliLindungi. Ini tahap pertama yang sedang disiapkan dalam 2-3 minggu ke depan,” ujarnya seperti dikutip dari suaramerdeka.com dari Pikiran-Rakyat.com

Sebelum masyarakat masuk ke tempat kerumunan, sebaiknya mempersiapkan syarat sertifikat vaksin yang bisa diunduh di aplikasi PeduliLindungi.

"Dengan integrasi ini seharusnya tempat-tempat umum ataupun restoran pada saat orang mau masuk harus dicek barcode-nya dan itu bisa diketahui bahwa yang bersangkutan sudah divaksin atau belum," kata Airlangga.

Baca Juga: Akses Malioboro Dibuka Terbatas, Baru 30-40 Persen Pelaku Usaha Kembali berjualan

Dengan demikian, jika kebijakan tersebut sudah diresmikan, mobilitas seseorang akan tergantung pada status vaksinasinya.

“Ke depannya, seluruh mobilitas itu bergantung pada mereka sudah divaksin atau belum divaksin, itu harus dibedakan,” tuturnya.

Berdasarkan laporan, aplikasi PeduliLindungi sendiri sudah diunduh lebih dari 15 juta orang.

Namun faktanya, data tersebut belum selaras dengan jumlah orang yang telah divaksin.

Hingga saat ini, jumlah masyarakat yang telah mendapat suntikan vaksin mencapai 48 juta orang.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk segera mengunduh aplikasi PeduliLindungi demi kemudahan mobilitas di kemudian hari.

Selain untuk menunjukkan sertifikat vaksin, aplikasi PeduliLindungi ini juga bisa merekam data hasil tes PCR maupun swab antigen sebagai syarat perjalanan antar kota.

Dengan aplikasi PeduliLindungi ini, pemerintah berharap agar lebih maksimal untuk melakukan monitoring kepada masyarakat. *** (Tim PRMN 02/Pikiran Rakyat)

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peringati HSN, Ini Bunyi Ikrar Santri Indonesia

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:16 WIB

Simak Filosofi Tema dan Logo Hari Santri Nasional 2021

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:28 WIB
X