Pelabuhan Anggrek Gorontalo Terus Dibangun, Menhub: Sudah Masuki Babak Baru

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:12 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi. (suaramerdeka.com / dok)
Menhub Budi Karya Sumadi. (suaramerdeka.com / dok)

GORONTALO, suaramerdeka.com – Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, proyek pembangunan infrastruktur terus dilakukan. Salah satunya adalah pembangunan Pelabuhan Anggrek di Gorontalo.

Pembangunan Pelabuhan dilakukan dengan pendanaan kreatif non-APBN melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyaksikan langsung penandatanganan kerja sama yang dilakukan antara Dirjen Perhubungan Laut Agus H. Purnomo dengan Direktur Utama PT Anggrek Gorontalo International Terminal Hiramsyah S. Thaib di kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat (30/7).

Dirjen Perhubungan Laut selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) pada 18 juni 2021 telah menetapkan Konsorsium Anggrek Gorontalo International Terminal.

Baca Juga: Janda Tua Pilih Dapat Sembako daripada Suami Muda dan Ganteng

Di antaranya, PT Gotrans Logistics International, PT Anugerah Jelajah Indonesia Logistic, PT Titian Labuan Anugrah, dan PT Hutama Karya (Persero) sebagai pemenang lelang proyek pembangunan Pelabuhan Anggrek.

“Meskipun di tengah pandemi, tetapi kita terus berkomitmen melanjutkan pembangunan. Saya bersyukur dan senang, karena pembangunan Pelabuhan Anggrek ini telah memasuki babak baru yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pada hari ini,” jelas Menhub.

Budi mengatakan, penunjukan pemenang lelang proyek pembangunan Pelabuhan Anggrek telah melalui serangkaian tahapan pengadaan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

“Pemenang proyek ini tentunya memiliki kredibilitas untuk mengembangkan pelabuhan ini. Kami didukung oleh Bappenas dan Kemenkeu berkomitmen mendukung pembangunan sampai dengan pengelolaannya. Diharapkan dua sampai tiga tahun mendatang, pelabuhan ini dapat menjadi kebanggaan dari masyarakat Gorontalo dan sekitarnya,” kata Menhub.

Baca Juga: Segera Dibayarkan BSU Sebesar Rp8,8 Triliun bagi Pekerja, Simak Syarat-syaratnya

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X