Dijamin Aman, Arab Saudi dan Negara Islam Gunakan Air Galon Kemasan PC

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 12:58 WIB
Jamaah umroh tengah menikmati hidangan di Hotel Millenium Al Aqeeq Madinah (suaramerdeka.com / dok)
Jamaah umroh tengah menikmati hidangan di Hotel Millenium Al Aqeeq Madinah (suaramerdeka.com / dok)

MADINAH, suaramerdeka.com - Air minum yang higienis dan sehat telah menjadi kebutuhan masyarakat, karena berkaitan erat dengan kesehatan dan kebugaran.

Menjadi kesimbangan cairan dalam tubuh untuk menghindari hidrasi menjadi salah satu kunci menjaga kesehatan terutama mereka yang sedang melakukan ibadah umroh atau haji di Mekah dan Madinah.

Di Hotel Millenium Al Aqeeq Madinah, misalnya, menyediakan air minum di restoran tempat makan jamaah umroh dan haji dalam kemasan galon Polikarbonat.

Baca Juga: Baim Wong dan Paula Verhoeven Bakal Diperiksa Jumat Siang, Polisi Buka Opsi Restorative Justice

“Kami semua jamaah umroh di Madinah minum air dari galon untuk makan minum di hotel karena air zamzam hanya tersedia di Masjid Nabawi,” kata Suryana Isak, jamaah umroh asal Indonesia yang sedang berada di Madinah dalam rangkaian ibadah umroh.

Kebutuhan air minum bagi jamaah umroh menjadi hal yang sangat penting karena saat ini suhu siang hari di Madinah mencapai lebih dari 37 derajat celcius.

Kebutuhan makan minum jamaah disediakan di hotel tiga kali sehari.

Baca Juga: PSSI 'Tak Tersentuh' dalam Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Ini Terkait Aturan FIFA

Saat ini banyak restoran yang masih tutup sebagai dampak pandemi, termasuk restoran Indonesia di sekitar Masjid Nabawi Madinah.

Selain di Arab Saudi, beberapa negara Islam seperti Qatar dan Oman juga memiliki produk air kemasan dalam galon polikarbonat.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X