Stok Vaksin Menipis, Sejumlah Titik Sentra Vaksinasi di Semarang Ditutup

- Jumat, 30 Juli 2021 | 18:40 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi./suaramerdeka.com/dok
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi./suaramerdeka.com/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan bahwa stok vaksin di Kota Semarang menipis.

Dirinya mengaku tak paham penyebab pasokan stok vaksin di Kota Semarang tersendat seperti saat ini.

Penutupan sementara beberapa titik pelayanan vaksinasi pun menjadi satu-satunya pilihannya karena tidak ada stok vaksin yang masuk.

Beberapa puskesmas pun terpaksa tidak melayani vaksinasi.

Baca Juga: Dukung PPKM Level 4, BRT Beroperasi Lewati Jalur Pengalihan

"Di mana kendalanya?, saya nggak paham, karena Presiden Joko Widodo bercerita pada kita bahwa vaksin stoknya sangat banyak di tingkat nasional," ungkap Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu.

Disampaikannya, Pemkot Semarang terus bangun komunikasi, terutama dengan pemerintah provinsi.

Ini supaya bisa mendapatkan tambahan suplai vaksin, karena kebutuhan di kota Semarang hari ini sangat besar.

Namun, meski telah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Hendi menyebut hingga saat ini tak kunjung mendapat kepastian kapan pasokan vaksin bisa kembali lancar.

Baca Juga: Update Covid 29 Juli: Pasien Sembuh Bertambah 44.550, Total Kesembuhan Tembus 2.7 Juta

Pasalnya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah baru sebatas meminta Pemerintah Kota Semarang menyusun kebutuhan vaksin untuk seminggu ke depan.

"Kita baru dapat informasi untuk menyusun kebutuhan vaksin selama sepekan ke depan dari pak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, tapi belum ada informasi kapan vaksin masuk lagi ke semarang," aku Hendi.

Hendi berharap, suplai vaksin bisa lebih baik. Jadi target dari kementrian kesehatan yang 1,3 juta warga di Kota Semarang ini divaksin bisa terpenuhi.

"Sehari, kami bisa melakukan vaksinasi 18.000 sampai 20.000 orang baik Dosis 1 maupun Dosis 2," tegasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X