Legislator Ace Hasan: Penyaluran BST secara Kolektif di Kelurahan Rawan Penyelewengan

- Jumat, 30 Juli 2021 | 14:18 WIB
Dana Bansos/Ilustrasi Istimewa
Dana Bansos/Ilustrasi Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan menyoroti penyaluran bantuan sosial (Bansos) yang rawan penyelewengan.

Ace pun mendorong agar warga berani melaporkan penyelewengan ha-hak mereka

“Hal yang penting menurut saya adalah mendorong keberanian warga untuk melaporkan adanya penyelewengan bantuan sosial itu,” kata Ace Hasan di Jakarta, Jumat, seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, juga perlu ada sosialisasi kepada warga penerima bansos.

Baca Juga: Urgensi Penyusunan UU Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah

"Tidak ada potong memotong oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan aparat untuk kepentingan apapun," kataAce Hasan

Politisi Golkar itu berpendapat, yang perlu diperbaiki adalah mekanisme penyaluran bansos agar dapat langsung diterima warga

Ia mengatakan masih menemukan praktek penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dikumpulkan di kantor desa atau kelurahan dan tidak diantar langsung ke rumah warga.

“Jika proses penerima bantuan sosial dikumpulkan melalui kantor desa atau dikolektifkan oleh aparat di tingkat bawah, maka potensi ‘pemotongannya’ sangatlah rawan,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Dibentuk

Selasa, 21 September 2021 | 01:06 WIB

Bank Dunia Puji Vaksinasi Indonesia

Selasa, 21 September 2021 | 00:47 WIB

Apakah Uang bukan Sumber Kebahagiaan? Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 23:21 WIB

PKL Malioboro Terima Bansos Sembako

Senin, 20 September 2021 | 20:43 WIB

Ecofarming Tekan Biaya Produksi Hingga 70 Persen

Senin, 20 September 2021 | 16:40 WIB
X