BNNP Bongkar TPPU Narapidana Nusakambangan di Semarang

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 16:22 WIB
Petugas BNNP Jateng saat melalukan penyegelan aset rumah milik pelaku, di Perumahan Grend Wood, Gunungpati, Kamis  6 Oktober 2022 (SM/Erry Budi Prasetyo)
Petugas BNNP Jateng saat melalukan penyegelan aset rumah milik pelaku, di Perumahan Grend Wood, Gunungpati, Kamis 6 Oktober 2022 (SM/Erry Budi Prasetyo)

SEMARANG,suaramardeka.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah membongkar Tindak Pidana Pencurian Uang (TPPU).

Uang tersebut merupakan hasil dari peredaran Narkotika yang dilakukan Slamet Teguh Wahyudi (51), narapidana Lapas Nusakambangan dan Andhi Widarti (47), warga Taman Verbena, Green Wood, Gunungpati.

Oleh pelaku uang hasil kejahatan tersebut dibelikan rumah di seluas 122 meter persergi di Perumahan Greend Wood. Lalu, satu sepeda motor Vario.

Baca Juga: Mason Greenwood Bebas Bersyarat, Bayar Biaya Jaminan

“Total asetnya ada Rp 800 juta,” ungkap Kepala BNNP Jateng Kombes Arief Dimyati, saat gelar perkara di rumah yang menjadi aset tersebut, Kamis 6 Oktober 2022. 

Dari hasil pemeriksaan, lanjut dia, Andhi Widarti merupakan istri dari Teguh Wahyudi. Wanita itu berperan mengelola uang tersebut.

“Dia (Andhi Widarti-) menggunakan rekening. Istrinya itu diminta untuk menyimpan, menggunakan, memindahkan dan membelanjakan uang hasil dari bisnis Narkotika menjadi aset dan mengoperasikan M Bangking lewat rekening orang lain itu,” jelasnya.

Baca Juga: Kasat Narkoba Polres Karawang ditangkap Karena Terlibat Narkotika, Kompolnas: Kami Prihatin dan Menyesal

Arief membeberkan, Teguh merupakan narapidana kasus narkoba yang sudah empat kali keluar masuk penjara dari 2010.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X