Pasien Covid-19 Sedang dan Berat Tak boleh Isoman, Harus Ditangani Secara Terpantau

- Jumat, 30 Juli 2021 | 06:45 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok)
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta agar masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan gejala sedang dan berat tidak melakukan isolasi mandiri (isoman).

"Untuk masyarakat bila mengalami gejala sedang, berat, di atas usia 45 tahun, punya komorbid dan atau tidak punya tempat memadai untuk isoman, kami mohon untuk tidak isoman," kata Wiku dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (29/7), dilansir Antara.

Wiku meminta agar masyarakat dengan kondisi tersebut memanfaatkan tempat isolasi terpusat yang disediakan pemerintah darah.

"Perawatan di tempat itu dipantau langsung tenaga kesehatan dan tanda vital, pola, gejala dan obat-obatan, sehingga bila terjadi perburukan bisa langsung ditangani," ungkap Wiku.

Baca Juga: 11 Penyintas Covid-19 di Pekalongan Siap Donorkan Plasma Konvalesen

Sementara mereka yang dapat melakukan isoman adalah pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) atau bergejala ringan, serta berusia kurang dari 45 tahun,

Lalu, tidak memiliki komorbid dan punya tempat isoman memadai sehingga bisa mengurangi kontak dengan anggota keluarga serumah.

"Pastikan selama isoman untuk makan makanan bergizi, minum obat dan cek temperatur dan saturasi oksigen," tambah Wiku.

Wiku mengakui angka kematian akibat Covid-19 pada dua pekan ke belakang bertambah lebih dari 1.000 kematian tiap hari, bahkan pada 27 Juli 2021 mencapai 2.069 kematian.

Baca Juga: Amalan Penting di Bulan Muharam

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Target 8 Kursi, PKB Kota Semarang Gelar Evaluasi

Minggu, 26 September 2021 | 19:45 WIB

CSIS: Komunikasi Politik Airlangga Hartarto Kuat

Minggu, 26 September 2021 | 17:40 WIB
X