Airlangga Hartarto Pastikan Obat-obatan dan Oksigen untuk Luar Jawa-Bali Masih Aman

- Jumat, 30 Juli 2021 | 06:15 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menjadi narasumber dalam acara Evaluasi Penerapan PPKM Berjenjang. (suaramerdeka.com / dok)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menjadi narasumber dalam acara Evaluasi Penerapan PPKM Berjenjang. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah memastikan penanganan Covid-19 di luar Jawa-Bali berjalan baik.

Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto memberikan target kepada masing-masing Pemda untuk terus memberikan laporan harian peningkatan kasus, kondisi BOR (bed occupancy rate), obat-obatan dan jumlah oksigen yang dimiliki masing-masing daerah.

“Khusus di luar Jawa, BOR saat ini masih sekitar 70 persen dari fasilitas yang ada di RS. Ini rencananya akan kita tingkatkan hingga BOR bisa di kisaran 40 persen,” kata Airlangga, saat menjadi narasumber dalam acara Evaluasi Penerapan PPKM Berjenjang, Kamis, 29 Juli 2021.

Menurut Menko Perekonomian ini, persediaan oksigen juga sudah diantisipasi dengan baik. Termasuk jika ada kekurangan yang muncul di suatu wilayah.

Baca Juga: Beri Perlindungan Keluarga, FKKMK UGM Gerakkan Vaksin Sa'omah

Pasalnya di luar Jawa juga banyak daerah yang menjadi penghasil Oksigen. Misalnya Pupuk Kaltim di Kalimantan Timur, Pusri di Sumatera Selatan dan Samator di Pulau Batam.

“Kami terus mengadakan reorganisasi logistik dan distribusi oksigen, ini dibantu dengan data yang ada Kemenkes. Kita akan terus monitor secara keseluruhan, dengan rumah sakit yang ada, kita juga terus jaga komunikasinya,” kata Airlangga.

Lewat sejumlah langkah ini, Ketua Umum Partai Golkar ini menyampaikan sanggup memastikan seandainya apabila di luar Jawa terdapat kekurangan fasilitas dan obat-obatan serta oksigen bisa segera tertangani dengan baik.

Baca Juga: Stok Favipiravir dan Oseltamivir di Sleman Menipis, Tersisa 1.500 Butir

Sebagai penanggung jawab penanganan PPKM Berjenjang di luar Pulau Jawa dan Bali, Airlangga memastikan jika up-date itu selalu dilakukan secara real time lewat Kemenkes.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Target 8 Kursi, PKB Kota Semarang Gelar Evaluasi

Minggu, 26 September 2021 | 19:45 WIB

CSIS: Komunikasi Politik Airlangga Hartarto Kuat

Minggu, 26 September 2021 | 17:40 WIB
X