18 Ribu Tenaga Pelacak Dikerahkan

Red
- Jumat, 30 Juli 2021 | 01:30 WIB
SM/covid19.go.id - Wiku Adisasmito
SM/covid19.go.id - Wiku Adisasmito

  • Minimal Delapan Kontak Erat Dilacak
  • Angka Kasus Covid-19 Diprediksi Melonjak

JAKARTA -Untuk menekan potensi penularan Covid-19, pemerintah akan memasifkan pelacakan kontak erat pasien. Pengetesan, pelacakan, dan perawatan atau testing, tracing, and treatment (3T) akan dilakukan terhadap minimal delapan orang yang memiliki kontak erat dengan penderita Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan, Kamis (29/7). Untuk keperluan tersebut, akan dikerahkan 18 ribu tenaga pelacak. Luhut mengungkapkan, dengan masifnya tes dan pelacakan, maka kasus positif Covid-19 diperkirakan melonjak.

Namun, dia meminta masyarakat tidak khawatir. Sebab, lanjutnya, langkah itu dimaksudkan untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di Indonesia. ”Dengan masifnya pelaksanaan testing dan tracing seperti itu, diperkirakan kasus konfirmasi harian akan tinggi.

Saya memohon kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak perlu khawatir, karena dengan semakin banyak orang yang dites dan dilacak, maka potensi penularan virus bisa berkurang,” kata Luhut melalui akun Instagram resminya.

Dia menambahkan, pasien terkonfirmasi positif nantinya akan dibawa ke tempat isolasi terpusat. Pemerintah sudah menyiapkan 49 ribu tempat tidur isolasi beserta fasilitas kesehatan.

”Pasien terkonfirmasi positif atau kontak erat dengan hasil positif akan dibawa ke tempat-tempat isolasi terpusat yang telah disiapkan lengkap dengan fasilitasnya yaitu 49.000 bed isolation, oksigen, obat-obatan, dan perawatan penunjang lainnya sesuai standar WHO,” ujarnya. Selain memasifkan upaya pengetesan dan pelacakan, Luhut memastikan vaksinasi terus berjalan.

Dia berharap target dua juta suntikan vaksin per hari bisa tercapai pada awal Agustus mendatang. ”Dengan target stok vaksin bulan depan yang harus tersedia sebanyak 50 juta dosis, saya kira target dua juta suntikan vaksin per hari bisa tercapai pada awal Agustus ini,” paparnya.

Lebih lanjut, Luhut mengungkap arahan Presiden Jokowi. Menurutnya, Jokowi meminta seluruh jajaran bekerja mati-matian menurunkan angka kematian akibat Covid-19. Luhut pun berharap bantuan dari masyarakat. Dia meminta masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

”Jika saat ini kami yang duduk di pemerintahan sedang mengejar pelaksanaan 3T, saya berharap seluruh masyarakat Indonesia bisa membantu kami dengan lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi agar kehidupan dan aktivitas kita bisa normal kembali seperti sedia kala,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

Target 8 Kursi, PKB Kota Semarang Gelar Evaluasi

Minggu, 26 September 2021 | 19:45 WIB

CSIS: Komunikasi Politik Airlangga Hartarto Kuat

Minggu, 26 September 2021 | 17:40 WIB
X