Luhut: Tracing Kunci Utama Penanganan COVID-19

- Kamis, 29 Juli 2021 | 20:35 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (suaramerdeka.com / dok) (Nugroho Wahyu Utomo)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (suaramerdeka.com / dok) (Nugroho Wahyu Utomo)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa teknik tracing (pelacakan) merupakan kunci dalam penanganan COVID-19 karena jadi langkah pertama untuk mendeteksi virus tersebut.

"Jadi sekarang kita sudah semakin mengerti bahwa teknik tracing itu penting dalam penanganan Covid-19. Teknik tracing ini kuncinya," katanya saat mengunjungi Rumah Oksigen yang diinisiasi oleh GoTo di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (29/7).

Baca Juga: Pengalaman Hendra/Ahsan di Olimpiade Tentukan Laju Mereka

Luhut menjelaskan dengan adanya teknik tracing, maka penyebaran virus Covid-19 dapat dengan cepat diketahui. Kendati demikian, ia mengakui tracing akan membuat jumlah kasus positif meningkat.

Namun, menurut dia, hal itu justru bagus karena akan menghentikan penularan yang lebih masif.

"Jadi saya sudah bilang Presiden nanti mungkin jumlah yang diketahui terinfeksi akan naik, namun tidak apa apa, kan dia 'tercabut' dari keluarganya. Jadi tidak terjadi banyak penularan di keluarga," katanya.

Luhut yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali mengatakan mereka yang terpapar Covid-19 bisa langsung ditangani seiring dengan banyaknya isolasi terpusat dan kapasitas rumah sakit yang bertambah.

Baca Juga: Lewat Laga Ketat, Greysia Polii/Apriyani Rahayu Melaju ke Semifinal

"Jadi ini isolasi terpusat masih berapa ribu di Jakarta, lalu rumah sakit bed-nya (kapasitas tempat tidurnya) juga turun sekarang, sudah turun banyak. Apalagi ini juga ada Rumah Oksigen, saya berterima kasih sekali kepada para Kepala Dinas, GoTo, Samator, Master Steel, Tripatra, Halodoc dan TNI dan pihak terkait lainnya karena ini dapat menampung lebih banyak pasien isolasi mandiri saat ini," ujarnya.

Namun demikian, sambung Luhut, pemerintah tetap mengantisipasi kemungkinan yang terburuk di masa mendatang.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Target 8 Kursi, PKB Kota Semarang Gelar Evaluasi

Minggu, 26 September 2021 | 19:45 WIB

CSIS: Komunikasi Politik Airlangga Hartarto Kuat

Minggu, 26 September 2021 | 17:40 WIB
X