Kesaksian Tim Arema FC yang Lihat Anak-Anak Tewas Tidak Bisa Bernapas: Para Pemain Merasa Hancur

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 21:38 WIB
Kesaksian Tim Arema FC yang Lihat Anak-Anak Tewas Tidak Bisa Bernapas. (Tangkap layar YouTube/Kabar Arema)
Kesaksian Tim Arema FC yang Lihat Anak-Anak Tewas Tidak Bisa Bernapas. (Tangkap layar YouTube/Kabar Arema)

MALANG, suaramerdeka.com - Tim Arema FC menyaksikan dengan mata kepala sendiri korban-korban berjatuhan di tragedi Kanjuruhan.

Berdasarkan infomasi yang dihimpun tim suaramerdeka.com dari berbagai sumber, Mereka turut menyaksikan sejumlah anak-anak yang tewas karena tidak bisa bernapas.

Tragedi terjadi di Stadion Kanjuruhan selepas Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya, Sabtu, 1 Oktober 2022 lalu.

Kejadian tragis tersebut diawali masuknya sejumlah suporter Arema ke lapangan setelah peluit panjang berbunyi.

Baca Juga: Ini Pekerjaan Andika Rosadi Suami Nisya yang Selalu Dibandingkan dengan Raffi Ahmad

Pihak keamanan berniat memukul mundur mereka, salah satunya dengan menembakkan gas air mata.

Keputusan menggunakan gas air mata ini yang kemudian memicu bencana.

Para penonton yang bertahan di tribune panik dan berebut keluar stadion untuk menghindari perihnya gas.

Sementara itu akses keluar stadion terbatas dan sempit. Hal ini memicu tumpukan suporter yang tidak kondusif.

Baca Juga: Jangan Dipelihara 9 Jenis Perkutut Ini, Bisa Datangkan Kesialan, Keluarga Cekcok dan Rezeki Kurang Lancar

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X