Penerapan Kebijakan Covid-19, Rizal Ramli Sebut Pemerintah Salah Langkah

- Kamis, 29 Juli 2021 | 13:38 WIB
Rizal Ramli (suaramerdea.com / dok) (Nugroho Wahyu Utomo)
Rizal Ramli (suaramerdea.com / dok) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Mantan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menilai, pemerintah salah langkah dalam menerapkan kebijakan penanganan pandemi Covid-19 selama ini. Sebab sejak awal seharusnya pemerintah menerapkan lockdown.

"Hal itu agar Covid-19 tidak menyebar. Bukan sebaliknya, bongkar pasang istilah dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), PSBB Ketat, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), PPKM Mikro,  PPKM Darurat, sampai terakhir PPKM Level 4," sesalnya.

Dia lalu mencontohkan langkah efektif sejumlah negara di dunia yang mengendalikan  pandemi dengan lockdown.  Di mana bila kasus jauh berkurang, maka tidak perlu ada lagi lockdown.

Baca Juga: Anggota DPR Terpapar Covid-19 Tak Pantas Dapat Fasilitas Isolasi Mandiri

"Nanti kalau ada pandemi lagi, ramai lagi atau virus varian baru ya berlakukan lockdown lagi. Apabila kebijakan lockdown diterapkan ketika itu, maka cost (biaya) yang dikeluarkan pemerintah tidak akan sebesar sekarang, yakni mencapai Rp 1.035 triliun," ucapnya.

Sebab, lockdown cukup dengan Rp 415 triliun dan Covid-19 bisa dikendalikan. Angka tersebut untuk memberi makan rakyat dan kasih obat-obatan gratis.

"Saya merasa aneh, apakah ada negara di dunia yang menyelesaikan krisis hanya dengan mengganti istilah saja? Mohon maaf tidak ada," kritiknya.

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X