Pemerintah Targetkan 11 Perguruan Tinggi Jadi World Class University

- Rabu, 16 Mei 2018 | 00:25 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah melalui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi terus mendorong Perguruan Tinggi menuju world class university atau universitas kelas dunia. Saat ini ada sebelas universitas yang didorong menjadi world class university menyusul tiga universitas tanah air yang sudah masuk ranking 500 besar dunia. 

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir menyatakan saat ini ada 3 perguruan tinggi Indonesia yang masuk Top 500 University versi QS rank. Ketiganya adalah Universitas Indonesia (UI) pada posisi 277, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada posisi 330, Universitas Gadjah Mada (UGM) pada posisi 301. 

Nasir optimis untuk terus meningkatkan pencapaian yang telah diraih saat ini. "Target saya UI nanti mampu ke posisi 200, ITB 250, dan UGM 300, tentu mereka harus kerja keras. Kemudian menyusul Unair dan IPB karena mereka saat ini sudah di angka 700. Dan kami akan dampingi 11 PT lagi," ujarnya. 

Kemenristekdikti pun telah membentuk tim World Class University yang terdiri dari tokoh-tokoh senior maupun muda yang berprestasi. 

Kemenristekdikti melalui Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan juga menggelar Diskusi Nasional bertajuk World Class Research Menuju World Class University dan World Class Institute di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Senin (14/5) malam. Acara tersebut diikuti oleh perguruan tinggi, Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), serta lembaga penelitian dan pengembangan di kementerian/lembaga. 

Diskusi nasional ini bertujuan untuk menjaring aspirasi dari perguruan tinggi, lembaga penelitian dan pengembangan kementerian, LPNK, serta beberapa stakeholders terkait lainnya. Berdasarkan hasil diskusi tersebut diharapkan dapat membuat atau mengusulkan kebijakan yang lebih baik lagi untuk menunjang pencapaian perguruan tinggi serta lembaga penelitian dan pengembangan di Indonesia sebagai World Class University dan World Class Research Institute.

Dalam arahannya, Nasir menyampaikan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia harus terus ditingkatkan untuk menuju World Class University. Untuk mencapainya, Indonesia harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan standar international, mengacu pada Quacquarelli Symonds (QS) rank yang dilakukan oleh lembaga riset QS yang bergerak pada bidang pendidikan

"Memang masalah riset menjadi penting untuk menjadi World Class University. Kualitas riset, jumlah publikasi nasional dan internasional merupakan syarat mutlak harus dicapai oleh perguruan tinggi," ucap Nasir. 

Dia menambahkan ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan riset di Indonesia menuju World Class University dan World Class Research Institute diantaranya tidak bergantung kepada anggaran pendanaan riset dari pemerintah yang hanya 0.08% dari GDP Indonesia, namun melibatkan industri dalam pendanaan riset yang akan memberikan output bermanfaat bagi industri.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

X