Buntut Insiden Kanjuruhan, TGIPF Ditarget Kurang dari Satu Bulan

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 19:33 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD. (Instagram/Mahfud MD)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD. (Instagram/Mahfud MD)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Buntut dari insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang sabtu malam lalu, pemerintah menargetkan tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) untuk menyelesaikannya kurang dari satu bulan

Diketahui pemerintah membentuk tim pencari fakta ini pada senin, 3 oktober 2022 guna mengusut tuntas insiden Kanjuruhan yang membuat 125 orang suporter Arema FC meninggal dunia.

Tim pencari fakta yang diketuai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI Mahfud MD ini beranggotakan 13 orang dari pejabat atau perwakilan kementerian, organisasi profesi olahraga sepak bola, pengamat, akademisi, dan media masa.

Baca Juga: Lesti Kejora Tidak Mau Serumah dengan Rizky Billar, Trauma Dibanting Hingga Leher Geser

"Baru saja melapor ke bapak presiden terkait insiden di Kanjuruhan,".

"Tim pencari fakta diminta segera bekerja kalau bisa tidak sampai satu bulan," tuturnya dalam konferensi pers siang tadi.

Pria berkacamata ini menambahkan akar permasalahan dalam insiden Kanjuruhan ini sebenarnya sudah diketahui.

Namun untuk permasalahan lebih detailnya harus dilakukan investigasi mendalam.

Baca Juga: Imbas Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Diberondong Sanksi Berat

"Ya nanti kita olah ya melihat ke lapangan siapa yang menyaksikan, siapa yang memberi komando".

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X