Airlangga Hartarto Pastikan Kartu Prakerja Terus Berlanjut di 2023, Peserta akan Dapat Rp 4,2 Juta

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:55 WIB
Airlangga Hartarto (foto: ekon.go.id)
Airlangga Hartarto (foto: ekon.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah memastikan program Kartu Prakerja akan dilanjutkan pada 2023.

Bahkan, pemerintah mengatakan, akan ada penyesuaian skema semi bantuan sosial (bansos) pada Program Kartu Prakerja menjadi skema normal pada 2023.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan komite menyepakati memulai skema normal pada 2023.

Baca Juga: Dibutuhkan Sekali,Tenaga Ahli Agribisnis Unggul di Indonesia

Dan melanjutkan skema semi bansos hingga kuartal keempat 2022 dengan besaran bantuan pelatihan dan insentif sama dengan sebelumnya.

“Pemerintah akan menambah anggaran sebesar Rp 5 triliun dengan target 1,5 juta orang,” tutur Menko Airlangga Hartarto dalam keterangan, Selasa, 4 Oktober 2022.

Airlangga menambahkan, melalui skema normal ini, pada 2023, pemerintah akan melakukan penyesuaian besaran bantuan untuk peserta senilai Rp 4,2 juta per individu.

Baca Juga: Dihukum Berat, PSSI Larang Ketua Panpel Arema FC Berkecimpung di Lingkungan Sepak Bola Seumur Hidup

Dengan rincian berupa bantuan biaya pelatihan sebesar Rp 3,5 juta, insentif pascapelatihan Rp 600 ribu yang akan diberikan satu kali, serta insentif sebesar Rp 100 ribu untuk dua kali pengisian survei.

Program Kartu Prakerja 2023 akan lebih difokuskan pada bantuan peningkatan skill dan produktivitas angkatan kerja.

Halaman:

Editor: Cun Cahya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X