Soal Aksi Kekekerasan TNI pada Tragedi Kanjuruhan, Jenderal Andika Perkasa: Masuk ke Tindak Pidana

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 12:48 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa. (Tangkapan layar Instagram/@jenderal_andika.)
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa. (Tangkapan layar Instagram/@jenderal_andika.)

JAKARTA,suaramerdeka.com - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa tidak menoleransi tindakan kekerasan yang dilakukan prajurit TNI saat mengamankan kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Jenderal Andika Perkasa menyebutkan bahwa yang dilakukan prajurit itu sebagai bentuk dari pidana.

Panglima TNI bakal menindak tegas anggotanya yang telah melakukan tindak kekerasan tersebut dalam kegiatan pengamanan di Stadion Kanjuruhan.

Baca Juga: Rudal Balistik Korea Utara Lintas Jepang, PM Fumio Kishida: Sangat Barbar

"Oh, iya, yang terlihat viral kemarin itu bukan dalam rangka mempertahankan diri atau misalnya bukan, itu termasuk bagi saya masuk ke tindak pidana. Karena orang lagi, mungkin juga tidak berhadapan dengan prajurit tapi diserang," kata Panglima TNI, di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat

Jendera Andika Perkasa menyebutkan bahwa pihaknya sudah memulai investigasi untuk mengusut prajurit yang melakukan tindakan di luar kewenangannya.

Di samping investigasi, Panglima TNI tersebut mengaku akan melanjutkan kasus kekerasan tersebut dengan proses hukum.

Baca Juga: Deklarasi Anies Baswedan Jadi Capres NasDem, KPK: Penyelidikan Formula E Tetap Lanjut

"Jadi kalau KUHPM Pasal 126 sudah kena belum lagi KUHPnya. Jadi kami tidak akan mengarah pada disiplin, tidak, tetapi pidana. Karena memang itu sudah sangat berlebihan," ujarnya.

Aksi kekerasan para prajurit tersebut TNI sempat terekam milik ponsel penonton dari arah tribun dan viral di media sosial.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X