Tragedi Kanjuruhan Malang, Cak Nun: Saya Sedih, Malu, Marah, Negara Sedang Diuji, Bisa Menata Atau Tidak

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:43 WIB
Cak Nun memberikan pandangan atas tragedi Kanjuruhan (YouTube/Caknun.com)
Cak Nun memberikan pandangan atas tragedi Kanjuruhan (YouTube/Caknun.com)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - 125 orang tewas dalam musibah yang terjadi di stadion Kanjuruhan, Malang, 1 Oktober 2022 malam.

Peristiwa itu terjadi ketika pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya selesai dilaksanakan.

Dimana tembakan gas air mata yang diletuskan oleh polisi untuk menghalau suporter, ternyata memicu kerumunan untuk berdesakan di pintu keluar.

Hal ini mengakibatkan ribuan orang berhimpitan, sesak napas, hingga akhirnya tewas.

Baca Juga: Undip Resmi Luncurkan Bus Kampus Ramah Mahasiswa, Cek Info Tarif dan Rutenya

Melihat kondisi ini, Cak Nun, memberikan pandangannya.

"Saya bagi dua, dari hati saya dan analisis yang lebih obyektif," katanya memulai berbicara.

"Kalau dari hati saya, ya saya sedih, malu, dan marah," tambah Cak Nun.

Ia sedih karena menganggap 1 nyawa sama dengan semua nyawa.

Apalagi jika kematian tersebut, terjadi karena ulah manusia sendiri.

Halaman:

Editor: Wahyu Asyari Muntoha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X