Aremania Ceritakan Krisis Tragedi Stadion Kanjuruhan: Tahu-tahunya ada Tembakan Gas Air Mata dari Polisi

- Senin, 3 Oktober 2022 | 16:36 WIB
Ilustrasi; Aremania ceritakan kronologi tragedi kanjuruhan. (Tangkap layar YouTube/RCBFN Channel)
Ilustrasi; Aremania ceritakan kronologi tragedi kanjuruhan. (Tangkap layar YouTube/RCBFN Channel)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Tragedi Stadion Kanjuruhan, Sabtu, 1 Oktober 2022 lalu telah merenggut ratusan nyawa.

Sebagian besar merupakan suporter Arema FC (Aremania). Mereka terkena gas air mata pihak kepolisian di Stadion Kanjuruhan tersebut.

Dari sekian banyak Aremania yang berhasil menyelamatkan diri, terdapat salah satu Aremania yang selamat dari tembakan gas air mata.

Setelah dihubungi tim suaramerdeka.com., Korwil Aremania Jalur Gazza Sukorejo Pasuruan, Amin Fals menceritakan detik-detik kejadian tragis itu.

Baca Juga: Cespleng, Bikin Aglonema Berdaun Besar. Batang dan Akar Kokoh. Pakailah Pupuk Racikan Bumbu Dapur Pasti Subur

"Pas kejadian saya berada di lokasi. Tepatnya saya di shuttle ban stadion untuk mengambil bendera besar yang biasa kami bawa, karena saat itu pertandingan belum selesai," ujar Amin Fals kepada tim suaramerdeka.com., Minggu, 2 Oktober 2022.

Amin Fals dan rombongannya berhasil selamat karena sebelum pertandingan usai telah menyuruh rombongannya keluar terlebih dahulu.

"Untuk jumlahnya saya kurang tahu pasti, yang jelas rombongan saya selamat semua karena saat itu ketika injury time babak kedua tujuh menit, kurang lima menit saya minta teman-teman keluar."

"Saya sudah membaca kalau kalah di kandang sendiri melawan Persebaya Surabaya takutnya ada apa-apa."

"Saya suruh rombongan saya keluar dulu dan saya mengambil bendera di shuttle ban. Jadi saya tahu bagaimana kondisi disana," jelasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X