Kenangan Buruk Salah Satu Aremania dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan: Pulang dengan Selamat Lebih Penting

- Senin, 3 Oktober 2022 | 11:14 WIB
Suasana kerusuhan di Stadion Kanjuruhan (Twitter/@akmalmarhali)
Suasana kerusuhan di Stadion Kanjuruhan (Twitter/@akmalmarhali)

MALANG, suaramerdeka.com - Tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, tentu tidak akan mudah untuk dilupakan.

Tragedi yang menambah catatan kelam dunia sepak bola Indonesia ini menjadi sorotan seluruh masyarakat.

Baik nasional maupun Internasional.

Saat para Aremania berhamburan menyelamatkan diri dari tembakan gas air mata, banyak di antara mereka yang berdesakan dan terinjak-injak.

Tragedi tersebut tidak akan mudah dilupakan buat mereka yang selamat.

Baca Juga: Bersyukurlah Empat Zodiak Ini, Dikepung Rezeki dan Cuan Sampai 'Terbenam', Salah Satunya Anda?

Tim suaramerdeka.com., berkesempatan untuk dapat menghubungi salah satu suporter Arema yang selamat, Devandra Abi Prasetyo.

"Mas, amit, Mas. Kancaku ga ambekan (Mas permisi, Mas. Teman saya tidak bernapas," ceritanya mengingat kondisi yang terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan. Sabtu, 1 Oktober 2022 malam WIB.

Hasil pertandingan antara Arema vs Persebaya tidak lagi penting, seiring data korban yang meninggal nyawa terus meningkat mencapai 130 orang.

Devandra Abi malam itu masuk melalui pintu 3 yang berada di tribune utara.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X