Kisah Heroik Aremania Saat Tragedi Stadion Kanjuruhan, Rela Patah Tulang Demi Menyelamatkan Seorang Balita

- Senin, 3 Oktober 2022 | 10:22 WIB
Suasana kerusuhan di Stadion Kanjuruhan (Twitter/@akmalmarhali)
Suasana kerusuhan di Stadion Kanjuruhan (Twitter/@akmalmarhali)

MALANG, suaramerdeka.com - Di balik Tragedi Kanjuruhan, ada cerita heroik dari Aremania yang menjadi pahlawan.

Muhammad Revo Septiyan, suporter Arema asal Gresik rela patah tulang demi menyelamatkan seorang balita berusia sekitar 4 tahun.

Saat dihubungi tim suaramerdeka.com., Faisal, ayah Revo menceritakan, anaknya mengalami patah tulang di bagian kaki sebelah kiri.

Warga asal Desa Suci, Manyar, Gresik itu kini masih dirawat di Rumah Sakit Unisma, Malang.

Baca Juga: Hebat! 8 Zodiak Ini Karir Melesat, Rezeki dan Cuan dengan Mudahnya Masuk Kantong Mereka

Faisal mengatakan, anaknya patah tulang setelah berusaha menyelamatkan balita berusia sekitar 4 tahun di Tribun 12.

Saat itu, polisi melepaskan tembakan gas air mata ke arah tribun.

"Jadi pas polisi menembak gas air mata ke arah tribun, itu kan penonton panik ke arah pintu keluar. Pas saat itu anak saya melihat anak kecil berumur sekitar 4 atau 5 tahun itu kepisah dari orang tuanya, ia berusaha menyelamatkan dengan menggendong balita tersebut," kata Faisal, saat dihubungi tim suaramerdeka.com.

Saat menyelamatkan balita itu, banyak penonton yang berlari menuju pintu keluar.

Baca Juga: Bersyukurlah Empat Zodiak Ini, Dikepung Rezeki dan Cuan Sampai 'Terbenam', Salah Satunya Anda?

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X