Operasi Zebra Digelar Mulai 3 hingga 16 Oktober 2022, Hindari 14 Pelanggaran Ini, Cek Juga Sanksinya

- Senin, 3 Oktober 2022 | 10:12 WIB
Polres Semarang operasi zebra candi. (suaramerdeka.com/Dok. Humas Polres Semarang)
Polres Semarang operasi zebra candi. (suaramerdeka.com/Dok. Humas Polres Semarang)

JAKARTA, suaramerdeka.comOperasi Zebra merupakan operasi penertiban kendaraan yang berlalu lintas di area yang digelar secara rutin oleh aparat kepolisian.

Tujuan Operasi Zebra adalah untuk mewujudkan keamanan, kelancaran, ketertiban, keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas demi kenyamanan bersama.

Di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Operasi Zebra serempak digelar mulai tanggal 3 sampai 16 Oktober 2022.

Baca Juga: Intip Prediksi Karir dan Keuangan Cancer, Aquarius, Scorpio, Capricorn, Leo, Taurus, Selasa, 4 Oktober 2022

Berikut adalah 14 pelanggaran yang harus dihindari beserta sanksi selengkapnya supaya tidak ikut terjaring Operasi Zebra, dilansir dari web resmi korlantas.polri.go.id :

  1. Melawan Arus, sanksi denda paling banyak Rp 500 ribu.
  2. Berkendara di Bawah Pengaruh Alkohol, sanksi denda paling banyak Rp 750 ribu.
  3. Menggunakan HP saat Mengemudi, sanksi denda paling banyak Rp 750 ribu.
  4. Tidak Menggunakan Helm SNI, sanksi denda paling banyak Rp 250 ribu
  5. Mengemudikan Kendaraan Tanpa Sabuk Pengaman, sanksi denda paling banyak Rp 250 ribu
  6. Melebihi Batas Kecepatan, sanksi denda paling banyak Rp 500 ribu
  7. Berkendara di Bawah Umur, Tidak memiliki SIM, sanksi denda paling banyak Rp 1 juta
  8. Kendaraan Roda Dua yang Tidak Dilengkapi Perlengkapan Standar, sanksi denda paling banyak Rp 250 ribu
  9. Kendaraan Bermotor Roda Empat atau lebih yang Tidak Memenuhi Persyaratan Layak Jalan, sanksi denda maksimal Rp 500 ribu
  10. Sepeda motor berboncengan lebih dari dua orang, sanksi denda paling banyak Rp 250 ribu
  11. Kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi STNK, sanksi paling banyak Rp 500 ribu
  12. Melanggar Bahu Jalan, sanksi denda paling banyak Rp 750 ribu
  13. Kendaraan Bermotor yang Memasang Rotator atau Sirene yang Bukan Peruntukannya Khusus Pelat Hitam, sanksi kurungan paling lama 1 bulan atau denda maksimal Rp 250 ribu
  14. Penertiban kendaraan yang memakan pelat rahasia/pelat dinas

Baca Juga: Selain Tak Boleh Tembak Gas Air Mata, Ini Regulasi yang Harus Dilakukan Polisi Saat Amankan Pertandingan

Sejumlah pelanggaran tersebut didasarkan pada peraturan yang berlaku. Semisal untuk perihal melawan arus, pihak kepolisian mengacu pada pasal 287 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Kemudian berkendara di bawah pengaruh alkohol mengacu pada aturan pasal 293 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Berkendara di bawah umur, tidak memiliki SIM mengacu pasal 281 dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Tragedi Stadion Kanjuruhan, Striker Arema Ini Syok Melihat Korban Meninggal di Depannya

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X