Insiden Kericuhan di Kanjuruhan Malang, Ini Komentar Pengamat Hukum

- Senin, 3 Oktober 2022 | 01:25 WIB
Tangkapan layar akun youtube 'Media Dagelan Bola' yang memperlihatkan insiden kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, pascalaga Arema Malang vs Persebaya Surabaya.
Tangkapan layar akun youtube 'Media Dagelan Bola' yang memperlihatkan insiden kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, pascalaga Arema Malang vs Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Sejarah Stadion Kanjuruhan Malang yang Jadi Tempat Tragedi Sepak Bola Terbesar di Indonesia

Pascapeluit panjang berbunyi, pendukung tuan rumah yang kecewa dengan hasil tersebut melampiaskan kekecewaannya dengan memasuki lapangan stadion.

Masa pendukung tuan rumah yang berhamburan memasuki lapangan, membuat suasana stadion menjadi tidak kondusif.

Aparat keamanan kemudian menghalau dan membubarkan massa dengan tembakan gas air mata.

Tembakan gas air mata inilah yang diduga mengakibatkan penonton terinjak, terhimpit, dan mengalami sesak napas, hingga kemudian meninggal.

Baca Juga: Tragedi Kerusuhan Sepak Bola di Stadion Kanjuruhan Malang Jadi yang Terpilu Nomor 2 di Dunia

Korban usai pertandingan laga Arema Malang vs Persebaya Surabaya ini pun terus bertambah. Kapolda Jatim Nico Afinta diawal mengungkapkan, korban jiwa sejumlah 127 orang.

Namun, data terkini yang dirangkum dari berbagai sumber, per Minggu 2 Oktober 2022, dilaporkan 131 orang meningggal dalam insiden ini. Sebagian besar mereka merupakan pendukung tim tuan rumah.

Pasalnya, pada pertandingan itu, pihak panitia pelaksana (panpel) pertandingan, melarang pendukung Persebaya untuk datang langsung menyaksikan pertandingan.

Halaman:

Editor: Eko Fataip

Tags

Artikel Terkait

Terkini

90 Persen Penduduk Indonesia Terjamin Program JKN!

Senin, 30 Januari 2023 | 14:06 WIB
X