Kapolri Tegaskan Korban Meninggal 125 Jiwa, Ada Data Ganda, Sudah di Verifikasi

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 19:40 WIB
Ilustrasi foto Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto dokumentasi divisi humas Polri.
Ilustrasi foto Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto dokumentasi divisi humas Polri.

MALANG, suaramerdeka.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan korban meninggal karena kerusuhan suporter Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang berjumlah 125 jiwa.

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan pers di Stadion Kanjuruhan Malang bersama Menpora Zaki Amali, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa, Minggu, 2 Oktober 2022 malam.

"Tim DVI memastikan terkait dengan identitas korban yang meninggal dan tadi hasil verifikasi terakhir dengan data yang ada di Kabupaten maupun kota terkonfirmasi sampai saat ini terverifikasi yang meninggal jumlahnya dari awal di informasikan 129 saat ini data terakhir dari hasil pengecekan oleh pimpinan dan verifikasi dengan Dinas Kesehatan jumlahnya 125 karena ada yang terdapat data ganda," katanya Kapolri.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Renggut 187 Nyawa, Najwa Shihab: Evaluasinya Jangan Klise

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menambahkan pihaknya akan melakukan langkah-langkah lanjutan dengan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk investigasi.

"Kami bersama-sama dengan tim akan melaksanakan pengusutan terkait dengan proses penyelenggaraan dan pengamanan sekaligus juga tentunya melakukan investigasi terkait dengan peristiwa yang terjadi yang mengakibatkan banyaknya korban yang meninggal," jelasnya.

Kapolri menegaskan ke depan terkait dengan proses penyelenggaraan, proses pengamanan nantinya akan dirumuskan bersama dan akan menjadi acuan dalam proses pengamanan kedepannya.

Baca Juga: Manajemen Arema FC Mengutuk Keras Kerusuhan Maut Kanjuruhan dan Bentuk Crisis Center dan Siap Beri Santunan

Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa menambahkan korban meninggal 125 jiwa, yang dirawat 33 orang.

Dimana 12 orang dirawat di Kanjuruhan, 7 di rumah sakit Saiful Anwar dan lainnya di beberapa rumah sakit.

Halaman:

Editor: Cun Cahya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X