Mahfud MD Beri Pernyataan Terkait Kejadian di Kanjuruhan, Warganet: Penggunaan Gas Air Mata Kok Gak Disinggung

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:52 WIB
Dugaan penggunaan gas air mata untuk membubarkan kerusuhan di Kanjuruhan (Twitter/@akmalmarhali)
Dugaan penggunaan gas air mata untuk membubarkan kerusuhan di Kanjuruhan (Twitter/@akmalmarhali)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Menteri Kordinasi Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Mahfud MD.

Memberikan pernyataannya terkait kerusuhan pasca pertandingan sepakbola di Kanjuruhan Malang pada akun Instagramnya @mohmahfudmd.

Dilansir dari unggahan itu, Mahfud MD menginformasikan bahwa dirinya telah mendapatkan informasi dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit.

“Saya sudah dapat informasi dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit. Saya juga sudah berkordinasi dengan Kapolda Jatim. Irjen Nico Afinta,” tulisnya.

Baca Juga: Presiden Arema FC Juragan 99 Minta Maaf Atas Kerusuhan Maut Kanjuruhan: Tak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa

“Pemerintah menyesalkan atas kerusuhan di Kanjuruhan. Pemerintah akan menangani tragedi ini dengan baik,” sambungnya.

Mahfud MD menegaskan bahwa kejadian yang terjadi bukan karena bentrok antar suporter.

“Perlu saya tegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antar supporter Persebaya dengan Arema. Sebab pada pertandingan itu suporter Persebaya tidak boleh ikut menonton,” jelas Mahfud MD.

“Supporter di lapangan hanya dari pihak Arema. Oleh sebab itu, para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak serta sesak nafas. Tak ada korban pemukulan atau penganiayaan antar suporter,” sambungnya.

Baca Juga: Ini Nama 79 Daftar Korban Meninggal Kerusuhan Maut Kanjuruhan, Plus Nomor Call Center BPBD Malang

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X