Partai Politik Mulai Tawar Menawar Koalisi, Pengamat: Akan Jalan Terus Selama Kalkulasi belum Pas

- Jumat, 30 September 2022 | 20:27 WIB
Pengamat Politik dari Lingkar Madani, Ray Rangkuti. (foto: caritau.com)
Pengamat Politik dari Lingkar Madani, Ray Rangkuti. (foto: caritau.com)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Partai Persatuan Pembangunan akan mengevaluasi keberadaan mereka di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) pada Mukernas mendatang.

Sementara itu PKS mengatakan, mereka didekati Partai Golkar, meski masih terus mematangkan komunikasi dengan Nasdem dan Partai Demokrat.

“Ya ini tawar menawar karena persoalan di sana, kalau satu partai mangkat maka akan berat dengan yang lain. Sehingga tiap partai di sini punya posisi yang kuat. Karena itu setiap partai belum bisa menyatakan buru-buru untuk bergabung dengan partai A B selama belum jelas keuntungan politik yang mereka dapatkan dari koalisi itu,“ kata Pengamat Politik dari Lingkar Madani, Ray Rangkuti saat berbincang hari ini.

Dia menambahkan, selama kalkulasinya belum pas, maka proses tawar menawar akan jalan terus, termasuk gertak akan keluar dari koalisi.

Baca Juga: Dengar Bingkai Kata Dewa Langit, Enam Zodiak Dicegat Rezeki dan Cuan, Jangan Lupa Berbagi, Ya

Diberitakan sebelumnya, keberadaan PPP di KIB dipertanyakan ketika partai berlambang Ka’Bah itu memiliki Ketua Umum baru, Mardiono.

Namun Mardiono sebelumnya mengatakan bahwa PPP masih akan berada di KIB. Namun Wakil Ketua Umum PPP, Asrul Sani mengisyaratkan nasib PPP di KIB akan diputuskan dalam Mukernas.

“Koalisi, tidak ada yang pasti. Baru pasti kalau sudah ke KPU . Sekarang, mau pakai salam-salaman, hitam diatas putih, itu masih bisa cair, kalau partai partai ini belum mendapatkan keuntungan yang signifikan dari bentuk koalisi-koalisi mereka.” tegas Ray.

Baca Juga: Bisikan Cantik Dewa Langit, Tunggu Saja, Rezeki dan Cuan Bakal Mengetuk Pintu Pribadi 5 Zodiak Ini

Selain itu itu, kemungkinan PKS untuk berkoalisi dengan Partai Golkar maupun lainnya disebut Ray, tergantung Anies Baswedan.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X