Pernikahan Beda Agama Tidak Dilegalkan, Tapi Boleh Dicatatkan di Disdukcapil, Begini Aturannya

- Kamis, 29 September 2022 | 16:10 WIB
Pernikahan beda agama di Pontianak.  (PR Warta Pontianak)
Pernikahan beda agama di Pontianak. (PR Warta Pontianak)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Agama meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mencatatkan pernikahan beda agama, meski pemerintah tidak melegalkan pernikahan tersebut.

"Pengadilan agama punya dasar untuk merekomendasikan, untuk bisa dicatatkan. Jadi ketika sudah mendapat persetujuan, orang yang nikah beda agama dicatatkan itu boleh, tapi tidak berarti pengadilan agama itu mengesahkan. Jadi undang-undang kita seperti itu," kata Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin seperti dikutip dari TVonenews, Kamis (29/9/2022).

Ketentuan tersebut tertuang dalam undang-undang tentang administrasi kependudukan dan undang-undang tentang perkawinan.

Baca Juga: Barisan Musisi Yang Tampil Di Soundrenaline 2022, Ada Isyana Sarasvati, Ndarboy Genk, Seringai Juga Mono

Sementara itu fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan pernikahan beda agama hukumnya haram dan tidak sah.

Kemenag telah membahas persoalan pernikahan beda agama tersebut dengan sejumlah pakar dalam forum diskusi.

Dalam forum tersebut disepakati bahwa sesuai dengan ketentuan dalam undang-undang perkawinan, pernikahan disebut sah apabila dilakukan berdasarkan hukum agama masing-masing

"Itu disepakati sebagai norma umum tentang ketidakbolehan perkawinan beda agama. Ini menjadi dasar semuanya," kata Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag Adib Machrus.

Baca Juga: Jangan Dibasmi, Bongkar Sarang Ratu Rayap, Telan yang Putih Montok, Bikin Tubuh Segar Bugar

Para pakar juga sepakat pencatatan pernikahan beda agama di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil hanya dapat dilakukan dalam keadaan mendesak.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Terkini

X