Kampanye Penggunaan Pupuk Organik Terus Dilakukan Kementan, Ini Alasannya

- Kamis, 29 September 2022 | 13:40 WIB
Stok pupuk di Jateng. (foto: PT Pupuk Indonesia)
Stok pupuk di Jateng. (foto: PT Pupuk Indonesia)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengkampanyekan agar petani menggunakan pupuk organik.

Tujuannya untuk keberlangsungan aktivitas pertanian berkelanjutan, sehingga terus berproduksi walau dihadapkan tantangan perubahan iklim ekstrim global dan persoalan lainnya.

Meskipun tidak dipungkiri sebagian besar petani hingga saat kesulitan butuh dan butuh waktu untuk melakukan peralihan dari pupuk kimia ke pupuk organik.

Baca Juga: Prediksi Karir dan Keuangan Zodiak Capricorn, Sagitarius, Scorpio, Libra, Virgo, Leo, Jumat 30 September 2022

Padahal, berapa ahli sudah menyarankan penggunaan pupuk organik sebagai salah satu solusi yang dapat memberikan petani banyak keuntungan, di samping dapat menekan biaya, pupuk organik dianggap tidak merusak kesuburan tanah.

Sebagai contoh, Ketua Kelompok Tani Albarokah Musthofa asal Semarang, Jawa Tengah ini yang mengklaim sudah 23 tahun menggunakan pupuk organik hingga tidak ketergantungan dengan pupuk kimia sintetik.

"Kami sudah memakai pupuk organik sejak 23 tahun yang kami buat sendiri, sehingga memang punya pabrik sendiri. Produknya sudah global, di dalam maupun luar negeri," ungkapnya, Kamis, 29 September 2022.

Baca Juga: Polri Gelar Operasi Zebra 2022 Selama 14 Hari, Tanpa Sistem Tilang Manual

Menurut Musthofa, ia sudah lama menggunakan pupuk organik sejak tahun 1998 dan memiliki pabrik sendiri.

Dijelaskannya, pupuk organik tersebut ia budidayakan dan diaplikasikan dari, oleh dan untuk petani.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X