Ada Maklumat Mahkamah Agung, Hakim Masih Berani Melanggar, Gayus Lumbuun: Ini Ironi

- Kamis, 29 September 2022 | 05:45 WIB
Mantan hakim agung Prof Dr Gayus Lumbuun (suaramerdeka.com / dok)
Mantan hakim agung Prof Dr Gayus Lumbuun (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Tertangkapnya Hakim Agung Sudrajad Dimyati dalam OTT KPK, memantik kekecewaan Gayus Lumbuun.

Menurut Gayus Lumbuun, sejatinya Mahkamah Agung sudah memiliki buku pedoman perilaku hakim guna mencegah pelanggaran seperti terlibat korupsi.

Dalam maklumat tahun 2017 tersebut, kata Gayus Lumbuun, dinyatakan Mahkamah Agung tidak akan memberikan bantuan hukum bagi hakim yang melakukan pelanggaran sebagai bentuk peringatan.

Baca Juga: PLN Resmi Batalkan Program Pengalihan LPG 3 Kg ke Kompor Listrik

"Maklumat 2017 itu sudah kesal mungkin pimpinan karena (pelanggaran) terjadi di mana-mana, tetapi tidak terjadi di MA," kata Gayus Lumbuun seperti disampaikan pada tim suaramerdeka.com.

"Bersih-bersih sudah dari zaman dulu. Saya pikir sudah jelas ada ya. Kita punya buku pedoman untuk perilaku hakim," ujarnya.

Mantan Hakim Agung ini, buku pedoman perilaku hakim yang dicetak Mahkamah Agung sudah memuat berbagai hal.

Baca Juga: Karunia Emas Oktober 2022, Asik! 5 Shio Ini Ketiban Keberuntungan, Tarik Rezeki dari Berbagai Sisi Kehidupan

Maka dari itu, Gayus Lumbuun, tidak habis pikir dengan yang menimpa Hakim Agung Sudrajad Dimyati.

Pasalnya, Sudrajad Dimyati berani mempermainkan perkara padahal sudah tahu hal itu melanggar hukum.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengacara Kamaruddin Minta Oknum Jaksa Diperiksa

Jumat, 25 November 2022 | 16:48 WIB

RUU KUHP Segera Disahkan, Ini Komentar Ahli Hukum

Jumat, 25 November 2022 | 14:12 WIB
X