Ikut Tolak Angkatan Kelima, Padahal Kakaknya Petinggi PKI, Letjen S Parman Jadi Target di Malam Tragis

- Rabu, 28 September 2022 | 08:14 WIB
Letnan Jenderal S Parman (foto: direktoratk2krs.kemsos.go.id)
Letnan Jenderal S Parman (foto: direktoratk2krs.kemsos.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menjadi seorang prajurit yang bertugas di bagian intelijen membuat Letnan Jenderal S Parman tentu tahu lebih banyak informasi dari orang kebanyakan.

Dengan menolak mentah-mentah ide pembentukan Angkatan Kelima yang diusulkan PKI, membuat Letnan Jenderal S Parman harus berakhir sama seperti atasannya, Jenderal Ahmad Yani yang bersikap serupa.

Walaupun Letnan Jenderal S Parman sendiri adalah adik dari Sukirman yang termasuk dalam daftar petinggi PKI.

Baca Juga: Bersyukurlah 4 Zodiak Ini, Mendapat Silaturahmi Rezeki dan Cuan, Jumlah Tak Terhitung

Hal itu tidak secara langsung membuat Letnan Jenderal S Parman mengabulkan segala keinginan PKI tersebut.

Berikut profil sang jenderal intelijen yang dihimpun oleh tim suaramerdeka.com dari berbagai sumber:

Dengan nama lengkap Siswondo Parman, lahir di Wonosobo, Jawa Tengah, 4 Agustus 1918.

Baca Juga: Dicintai Dewi Fortuna, 5 Zodiak Dihantam Rezeki dan Cuan Segede Tsunami, Jangan Lupa Traktir Teman teman Ya

Beliau seorang Perwira Tingggi TNI-AD dengan karir militer yang sudah dimulai sebagai penerjemah kempetai (polisi militer) di zaman Jepang.

Setelah Indonesia memperoleh kedaulatan, sang jenderal menjadi komandan Corps Polisi Militer (CPM).

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X