Mayjen Soeprapto Pamit, Hanya 1 Pertanyaan Saat Sakit Gigi dan Kaos Oblongnya

- Selasa, 27 September 2022 | 07:48 WIB
Mayjen Soeprapto (foto: direktorat 2krs.Kemsos)
Mayjen Soeprapto (foto: direktorat 2krs.Kemsos)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Peristiwa G30S PKI yang terjadi tanggal 1 Oktober 1965 menjadi detik-detik krusial bagi semua kalangan, termasuk untuk Mayor Jenderal Soeprapto

Jenderal Soeprapto kelahiran Purwokerto, Jawa Tengah, 20 Juni 1920 merupakan seorang Deputi II Menteri Panglima Angkatan Darat dengan karir yang gemilang.

Khususnya setelah Indonesia mendapat pengakuan kedaulatan, Mayor Jenderal Soeprapto sering berpindah tugas.

Pertama ditugaskan sebagai Kepala Staf Tentara dan Teritorial IV/ Diponegoro di Semarang.

Baca Juga: Bersyukurlah, 6 Zodiak Terus Menerus Disuplay Rezeki dan Cuan, Membusung Rekening Tabungannya

Dari Semarang kemudian ditarik ke Jakarta menjadi Staf Angkatan Darat, kemudian ke Kementerian Pertahanan.

Setelah pemberontakan PRRI/Permesta berhasil ditumpas, pria kelahiran Purwokerto ini diangkat menjadi Deputi Kepala Staf Angkatan Darat untuk wilayah Sumatera yang bermarkas di Medan.

Kepergian ayah dari 5 orang anak ini sangat sederhana, hanya mengenakan sarung, sandal, dan kaos oblong.

Berikut informasi yang telah dihimpun oleh tim suaramerdeka.com tentang detik-detik penculikan Mayor Jenderal Soeprapto dari berbagai sumber:

Baca Juga: Disayangi Dewi Fortuna, 7 Zodiak Dilimpahi Keberuntungan Menggandeng Rezeki dan Cuan, Salah Satu Anda?

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X