Penangkapan Hakim Agung Sudrajad Dimyati, Komisi Yudisial Hanya Bergerak di Wilayah Etik

- Selasa, 27 September 2022 | 08:12 WIB
Ketua Komisi Yudisial, Mukti Fajar Nur Dewata. (SMSolo/dok Komisi Yudisial)
Ketua Komisi Yudisial, Mukti Fajar Nur Dewata. (SMSolo/dok Komisi Yudisial)

Mengenai kasus Hakim Agung yang terjerat OTT KPK, Mukti Fajar menyebut, sangat mungkin pihaknya akan memeriksa pihak-pihak terkait.

Baca Juga: Calon Milyarder Nih Bro! Sosok 3 Shio Ini Santuy tapi Pekerja Keras, Tahu-tahu Sukses Bergelimang Harta

“Jadi kita awali dulu dari apa yang sudah dilakukan oleh KPK, nanti dari situ kita bisa lebih melangkah,” sebutnya.

Mukti Fajar menuturkan bahwa saat ini kasus Sudrajad Dimyati masih dalam proses pemeriksaan.

Nantinya, pihaknya akan memberikan informasi terbaru termasuk jumlah orang yang akan menjalani persidangan etik di Komisi Yudisial.

Baca Juga: Hasil UEFA Nations League: Inggris Ditahan Jerman 3-3

“Sekali lagi, bahwa Komisi Yudisial akan bergerak pada wilayah etik, jadi bisa saja kita akan mengembangkan pada hakim yang lain yang tidak bisa masuk ranahnya KPK tapi bisa masuk ranahnya Komisi Yudisial."

Saat ditanya mengenai sanksi pemecatan terhadap hakim yang bersangkutan, ia menyebut bahwa sanksi akan diberikan sesuai dengan pelanggaran kode etik yang dilakukan.

Sanksi itu tercantum dalam Kode Etik Pedoman Perilaku Hakim, melalui sidang Majelis Kehormatan Hakim, antara Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung.

“Bisa sanksi ringan, sedang, berat, dan yang berat tadi yang terberat adalah pemberhentian dengan tidak hormat,” tuturnya.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X