Pemerintah Diminta Masifkan Ujicoba Konversi ke Kompor Listrik, Pengamat: Perlu Diperluas

- Senin, 26 September 2022 | 19:08 WIB
- Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah  (foto: instagram Trubus Rahadiansyah)
- Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah (foto: instagram Trubus Rahadiansyah)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah meminta pemerintah untuk melanjutkan ujicoba konversi elpiji ke listrik dan membuktikan bahwa dengan cara ini masyarakat bisa berhemat.

“Perlu, lebih banyak uji coba, daerah diperluas, konteksnya di daerah yang masyarakat perkampungan banyak. Jangan di kota, tetapi di kota juga perlu. Saya ingin melihat apakah menggunakan kompor gas lebih mahal dari listrik, artinya teori cost benefit,” sebut Trubus saat berbincang Senin, 26 September 2022.

Rencananya pemerintah akan melakukan uji coba di Solo dan Denpasar.

“Program kompor listrik induksi ini masih merupakan uji coba atau prototipe sebanyak 2.000 unit dari rencana 300 ribu unit, yang akan dilaksanakan di Bali dan di Solo,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Bahagia Sekali 6 Zodiak Ini, Jadi Langganan Keberuntungan, Rezeki dan Cuan Terus Melimpah

Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, hasil dari uji coba ini akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan terkait program konversi kompor gas menjadi listrik industri.

Trubus sendiri sudah turun ke lapangan dan bicara dengan masyarakat. Dia menyimpulkan, belum ada urgensinya untuk mengkonversi elpiji ke listrik.

“Artinya kebijakan konversi tidak ada urgensinya, persoalannya, itu yang namanya kebijakan apa yang dimau pemerintah. Pemerintah maunya mengkonversi jadi kompor listrik, kebijakan ini jadi tidak tepat, peruntukannya tidak tepat.” tegas Trubus.

Pemerintah masih belum melakukan komunikasi publik yang kepada masyarakat atas kebijakan ini. Selain itu infrastruktur pendukung juga belum siap.

Baca Juga: Hanya Enam Zodiak, Bakal Diguyur Keberuntungan, Rezeki dan Cuan yang Beranak Pinak

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X