Indonesia Siap Hadapi Krisis Pangan, Jokowi Kuatkan Budidaya Sorgum di NTT

- Senin, 26 September 2022 | 18:59 WIB
Ilustrasi; Sorgum sebagai alternative bahan pangan. (pixabay/@sjhanjeju)
Ilustrasi; Sorgum sebagai alternative bahan pangan. (pixabay/@sjhanjeju)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pada tahun 2022 ini sudah ada beberapa negara yang merasakan dampak dari krisis pangan.

Iklim yang tidak menentu, hujan ekstrem, hingga bencana alam mengakibatkan banyak petani yang mengalami gagal panen.

Presiden Indonesia Joko Widodo mengambil langkah untuk mengantisipasi ancaman krisis pangan dengan menggunakan sorgum sebagai alternatif bahan pangan.

Baca Juga: Salah Siapa Bongkar Sarang Rayap, Ternyata Pertanda Datangnya Rezeki dan kebahagiaan Loh, Gak Percaya?

Dalam unggahan Instagram presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa bangsa Indonesia perlu menciapkan rencana-rencana besar. Salah satunya memanfaatkan alternative bahan pangan.

“Yang kita alami sekarang ini, kompetisi menghadapi krisis pangan global. Oleh sebab itu kedaulatan pangan, ketahanan pangan betul-betul harus menjadi fokus kita kedepan,” ujar Jokowi dalam video terkait alternatif bahan pangan yang diunggah pada 26 September 2022.

Presiden Joko Widodo juga menegaskan bahwa setiap daerah harus memiliki keunggulan pangan masing-masing.

Baca Juga: Dihakimi Kawanan Sesama Ojol, 1 Pelaku Penganiayaan Ojol di Semarang Meninggal Dunia

“Sorgum di NTT tumbuh sangat subur, sehingga kita akan menanam sorgum di NTT secara besar-besaran,” jelas Presiden Joko Widodo.

Menurut info yang dilansir oleh laman bnpd.go.id di provinsi NTT dapat menghasilkan lebih dari 5 ton sorgum per hektarenya. Tentunya karena hal ini sorgum memiliki potensi yang sangat besar sebagai alternatif bahan pangan untuk rakyat Indonesia.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Terkini

X