RUU Sisdiknas Tidak Masuk Prolegnas 2023, Ini Penyebabnya

- Jumat, 23 September 2022 | 16:29 WIB

JAKARTA, suaramerdeka.com - Dalam rapat antara Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), serta DPD RI, telah disetujui sebanyak 38 rancangan undang-undang (RUU) yang masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2023.

Kemudian diinformasikan bahwa RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) tak masuk Prolegnas Prioritas tersebut.

Wakil Ketua Baleg DPR Willy Aditya mengatakan bahwa RUU Sisdiknas dinilai masih menimbulkan pro dan kontra di publik.

Baca Juga: Reza Arap Sebut Keluarga Tentram, Mendadak Wendy Walters Ubah Status Foto Pernikahan

Wakil Ketua Baleg DPR ini meminta kepada Mendikbud Nadiem Makarim untuk kembali membuka ruang dialog seluas-luasnya yang membahas terkait RUU tersebut.

'Ya, karena DPR tidak ingin kerusuhan yang terjadi bertambah parah. Kami bersepakat kemudian untuk pemerintah, khususnya Mendikbud membuka ruang dialog dengan stakeholder secara luas kemudian tidak menciptakan kerusuhan yang baru,' ujarnya saat dihubungi tim suaramerdeka.com

Willy Aditya menegaskan bahwa pihaknya tidak ingun pro kontra ini memunculkan kerusuhan ditengah masyarakat. Sehingga diperlukan ruang dialog kembali agar dapat menampung aspirasi yang lebih luas.

Baca Juga: Pasukan PSISa Salatiga Resmi Diperkenalkan, Siap Berlaga dalam Liga 3 Jateng

'Ya, karena DPR tidak ingin kerusuhan yang terjadi bertambah parah. Kami bersepakat kemudian untuk pemerintah, khususnya Mendikbud membuka ruang dialog dengan stakeholder secara luas kemudian tidak menciptakan kerusuhan yang baru,' sambungnya.

Selain itu, Willy meminta dengan sangat kepada Nadiem agar benar-benar matang dalam mempertimbangkan ragam aspirasi di publik terkait usulan RUU ini. Agar dapat mendorong RUU Sisdiknas agar lebih disempurnakan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Terkini

Ikadin : Profesi Advokat Wajib Junjung Kode Etik

Rabu, 28 September 2022 | 15:40 WIB
X