Aparat Kembali Diminta Hindari Kekerasan, Puan: Tindakan Kontraproduktif Rusak Kepercayaan Rakyat

- Rabu, 28 Juli 2021 | 16:52 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani (suaramerdeka.com/dok)
Ketua DPR RI Puan Maharani (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Aparat di lapangan yang bertugas menegakkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kembali diminta menghindari tindak kekerasan terhadap masyarakat. Terlebih, saat kondisi masyarakat masih sulit karena pandemi.

"Kekerasan saat penegakan PPKM saja tidak boleh terjadi. Apalagi, kekerasan oleh aparat negara terhadap masyarakat yang itu tidak berkaitan dengan tugas-tugasnya dan prioritas penanganan pandemi. Jelas hal tersebut sama sekali tidak bisa dibenarkan," kata Ketua DPR Puan Maharani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/7).

Menurutnya, kekerasan aparat terhadap masyarakat seperti yang terjadi di Kabupaten Merauke, Papua baru-baru ini, seharusnya tidak perlu terjadi dengan alasan apapun. Karena bagaimanapun, menjaga kepercayaan masyarakat terhadap upaya penanggulangan Covid-19 yang sedang dilakukan pemerintah adalah hal yang penting.

Baca Juga: Gotong-royong Bantu Terdampak Covid-19, Alumni SMA 1 Salatiga Galang Dana

"Saat Merauke sedang melaksanakan PPKM Level 4, aparat negara harusnya berupaya mendapat dukungan masyarakat. Hal itu agar pengawasan kebijakan pemerintah bisa efektif dilakukan dan bukan malah melakukan kekerasan di luar tugas-tugasnya," ujarnya.

Oleh karenanya, dia mengapresiasi langkah TNI Angkatan Udara yang dengan cepat merespon insiden tersebut dengan permintaan maaf secara publik. Tidak hanya itu, TNI AU juga menindak dua oknum aparatnya.

"Dalam situasi yang sedang sulit seperti sekarang, sekecil apa pun tindakan yang kontraproduktif terhadap kebijakan pemerintah dan berpotensi merusak kepercayaan rakyat, harus benar-benar dihindari. Tanpa situasi inipun, kekerasan oleh aparat terhadap masyarakat sipil yang tidak membahayakan keamanan negara, sama sekali tidak boleh dibenarkan," tandasnya.

Baca Juga: Kapolda Jateng: 18.000 Vial Vaksin Sudah Didistribusikan ke Masing-Masing Polres

Dia menambahkan, aparat sebagai ujung tombak pertahanan, keamanan dan penegakan hukum seharusnya mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat. Terlebih dalam kondisi masyarakat yang sedang sulit karena pandemi sekarang ini.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tol Semarang-Demak Gunakan Bambu sebagai Matras

Kamis, 23 September 2021 | 02:09 WIB

Purbalingga dan Jepara Hentikan PTM

Kamis, 23 September 2021 | 02:03 WIB

Hidupi 80 Nenek Sebatang Kara

Kamis, 23 September 2021 | 01:52 WIB

Uang Suap Dicatat Bantuan Sosial

Kamis, 23 September 2021 | 01:40 WIB

Digitalisasi Tetap Menjadi Kunci Pengembangan Daerah

Rabu, 22 September 2021 | 14:33 WIB

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB
X