JPU KPK Tuntut Juliari Batubara 11 Tahun Penjara Kasus Bansos Covid-19

Ant
- Rabu, 28 Juli 2021 | 14:32 WIB
Juliari P Batubara. (suaramerdeka.com / dok)
Juliari P Batubara. (suaramerdeka.com / dok)

 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Ikhsan Fernandi menuntut mantan Menteri Sosial Juliari Batubara dihukum 11 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Juliari dinilai terbukti menerima suap Rp32,482 Miliar dari 109 perusahaan penyedia bantuan sosial (Bansos) sembako COVID-19 di wilayah Jabodetabek.

"Menuntut supaya majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) menyatakan terdakwa Juliari Batubara terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Baca Juga: Alumni 1990 SMA Negeri I Wonogiri Gelar Temu Kangen Secara Daring

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 11 tahun ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan," kata Ikhsan Fernandi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu.

Tuntutan tersebut berdasarkan dakwaan pertama yaitu pasal 12 huruf b jo pasal 18 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

JPU KPK juga meminta agar Juliari juga dijatuhi hukuman untuk membayar uang pengganti.

"Menetapkan agar terdakwa membayar uang pengganti kepada negara sebesar Rp14.557.450.000 selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap," tambah jaksa Ikhsan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yuk, Mengulik Makna Mengenai Hari Santri Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:08 WIB
X