Gubernur 5 Provinsi Penyumbang Kasus Tertinggi Jangan Lengah, Wiku Minta Cermati Status Daerah

- Rabu, 28 Juli 2021 | 10:48 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok)
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meminta gubernur provinsi non-Jawa - Bali, terutama pada lima provinsi penyumbang kasus tertinggi diminta jangan lengah.

Kemudian melakukan pengawasan dan tindak tegas pelanggar protokol kesehatan, sehingga kasus dapat turun menyusul perkembangan baik di Pulau Jawa - Bali.

"Saya mohon kepada seluruh pemerintah daerah untuk mencermati status daerahnya masing-masing. Jangan merasa aman hanya karena tidak berada di level 4. Justru apabila tidak dijaga dengan baik, maka kasus di wilayah anda akan meningkat dan berpotensi masuk ke level 4," lanjut Wiku.

Untuk itu, manfaatkan waktu 1 minggu ini sebaik mungkin dengan tetap disiplin dan menjalan prokes utamanya pada sektor yang sudah mulai dibuka, mengingat poin ini menentukan pengaruhnya terhadap kenaikan kasus atau tidak.

Baca Juga: 700 Pekerja Seni Pemalang Ikuti Vaksinasi di Gerai TNI-Polri

Jika sektor-sektor yang sudah dibuka tidak taat protokol kesehatan dan kasus meningkat, maka perlu untuk dibataai kembali.

Namun, jika sektor patuh pada protokol kesehatan dan kasus tidak meningkat, maka pembukaan bertahap akan berjalan.

"Saya mengerti level 1 - 4 dirasakan berat sebagian masyarakat. Namun dengan kerendahan hati saya berharap masyarakat dapat mempertahankan kondisi agar kita berhasil.  Saya yakin perubahan ini dapat dicapai," kata Wiku.

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Rapat Ini Jadi Penentu Lahirnya Sumpah Pemuda

Senin, 25 Oktober 2021 | 06:25 WIB

Baznas Jateng Bantu Alat Dakwah Virtual

Senin, 25 Oktober 2021 | 04:56 WIB

Hadapi Pemilu 2024, Airlangga Hartarto Minta Doa Ulama

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:28 WIB
X