Jamaah Umrah 9 Negara Dilarang Langsung ke Tanah Suci, Indonesia Tunggu Penjelasan Resmi

- Rabu, 28 Juli 2021 | 10:24 WIB
haji di masjidil haram
haji di masjidil haram

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah Arab Saudi akan membuka kembali layanan umrah bagi jamaah haji asing mulai Tahun Baru Islam pada 1 Muharram 1443 atau 10 Agustus 2021.

Namun terdapat sembilan negara, termasuk jamaah umrah dari Indonesia, tidak diizinkan langsung secara langsung ke Tanah Suci.

Adapun sembilan negara itu adalah India, Pakistan, Indonesia, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, dan Lebanon.

Namun Pemerintah Indonesia secara resmi belum mendapatkan surat dari Pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Berbasis Risiko Terus Dipercepat, Menkes Ungkap yang Dapat Prioritas

Sejauh ini baru edaran yang menyebut jamaah umrah dari 9 negara sudah diizinkan masuk ke Tanah Suci dengan persyaratan khusus, yakni harus menjalani karantina selama 14 hari di negara ketiga.  

“Kami berharap jamaah Indonesia tidak harus dipersyaratakan seperti itu,” kata Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Dirjen PHU Kemenag) Khoirizi yang membenarkan informasi soal otoritas Arab Saudi yang melarang masuknya jamaah calon umrah Indonesia secara langsung.

Khoirizi menuturkan, otoritas Saudi belum bersurat secara resmi kepada pemerintah Indonesia. Saudi baru mengirim edaran yang diterima oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Jeddah.

Baca Juga: Harga Minyak Sedikit Melemah Jelang Rilis Persediaan AS

“(Informasi) itu betul. Kami baru menerima edaran dari Kementerian Saudi tentang umrah ini. (Diterima) tanggal 25 (Juli) kemarin. Jadi sedang kami pelajari. (Surat edaran) itu pun baru sampai di perwakilan kita. Belum sampai ke Jakarta,” katanya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X